KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Polisi sudah periksa 19 saksi saat Novel Baswedan disiram air keras

Kamis, 20 April 2017 22:47 Reporter : Nur Habibie
Novel Baswedan dirujuk ke RS JEC Menteng. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Polda Metro Jaya masih belum dapat mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Meski sudah mendapatkan foto dua orang terduga pelaku, polisi mengaku tak bisa terburu-buru.

"Yang diberikan polisi, ini kan masih kami cari-cari. Ini foto siapa, alamatnya mana, karena kalau foto saja, kita mencari dari seluruh di sini ya pelan-pelan kita cari, ini ada yang lihat," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Komisaris Besar Polisi, Raden Prabowo Argo Yuwono di ruang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (20/4).

"Yang tahu penyidik ya fotonya seperti apa," tambahnya.

Sejauh ini polisi sudah memeriksa 19 orang saksi untuk merangkai kronologi peristiwa dan mencari terduga pelaku.

"Dan ada beberapa kami periksa saksi-saksi sudah banyak. Ada dari pedagang, dari satpam yang melihat di situ," kata Argo.

Polisi belum bisa meminta keterangan dari korban terkait penyiraman air keras tersebut. Sebab, Novel Baswedan masih berada di Singapura dan tengah fokus pada proses penyembuhan. "Korban belum kami mintakan keterangan, nanti kami kroscek dengan keterangan korban, 19 orang saksi dan barang bukti soal kejadiannya seperti apa," ujarnya.

Polisi akan meminta keterangan dari korban setelah sudah berada di Indonesia. "Kita tunggu saja ke sini ya," singkatnya. [noe]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.