KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Polisi periksa 21 orang terkait tewasnya Brigdatar M. Adam

Kamis, 18 Mei 2017 18:15 Reporter : Nur Habibie
Ilustrasi Mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 21 orang diperiksa terkait tewasnya Taruna Akpol tingkat dua, Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Muhammad Adam. Kini, penyidik tengah melakukan autopsi terhadap jasad korban.

"Langkah-langkah yang diambil memeriksa 21 orang taruna dan saat ini korban sedang diautopsi untuk melihat atau mengetahui sebab-sebab kematian," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/5).

"Diharapkan dari sebab-sebab kematian korban tersebut diketahui jelas dan hasil pemeriksaan para saksi akan mengarah kepada siapa pelakunya," tambahnya.

Berkaca dari peristiwa memilukan tersebut, lanjut Setyo, Kapolri meminta pelaku agar dihukum tegas.

"Pada prinsipnya bapak Kapolri sudah memerintahkan untuk mengambil tindakan tegas, artinya siapapun pelakunya akan dipidana, tindak tegas, tidak ada ditutup-tutupi," ucapnya.

"Sekarang kasus ini sedang ditangani Polda Jateng," pungkasnya.

Sebelumnya, Brigadir dua taruna (Brigdatar) Mohammad Adam, taruna angkatan dua Akademi Kepolisian (Akpol) warga Jalan Penghulu, Gang Murtado 21 RT 1 RW 1, Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (18/5) meninggal dunia pagi tadi.

Korban Mohammad Adam tewas diduga karena dipukuli oleh beberapa seniornya taruna Akpol saat acara kumpul.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarot Padacova saat dikonfirmasi merdeka.com membenarkan kejadian tersebut. Korban diketahui meninggal sekira pukul 02.00 WIB.

"Benar anak taruna Akpol tingkat II meninggal dunia, diketahui tadi pagi sekitar jam 02.00 pagi," kata Djarod.

Dari informasi yang dihimpun, korban diduga dipukuli 12 taruna tingkat III Brigadir Satu Taruna (Brigtutar) saat kegiatan kor daerah dini hari tadi.

Djarod menjelaskan jika saat ini penyidik Polda Jateng masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan penyelidikan terkait insiden meninggalnya korban.

"Saat ini penyidik Polda sedang melakukan olah TKP dan lidik di sana (Akpol)," pungkasnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.