Polisi Kerahkan 90 Personel Gabungan Amankan Pemulangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta mengerahkan 90 personel gabungan untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses pengamanan pemulangan jenazah prajurit TNI yang gugur di Lebanon, menarik perhatian publik akan penghormatan terakhir.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polisi Kerahkan 90 Personel Gabungan Amankan Pemulangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon
Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta mengerahkan 90 personel gabungan untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses pengamanan pemulangan jenazah prajurit TNI yang gugur di Lebanon, menarik perhatian publik akan penghormatan terakhir. (AntaraNews)

Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya, mengerahkan total 90 personel gabungan untuk mengamankan proses pemulangan jenazah prajurit TNI. Pengamanan ketat ini dilakukan menyusul kedatangan tiga jenazah prajurit yang gugur akibat tembakan artileri di Lebanon selatan pada Minggu (29/3). Kedatangan jenazah dijadwalkan pada Sabtu (4/4) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Personel gabungan tersebut terdiri dari anggota Polri, Avsec, hingga satuan TNI, memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Mereka difokuskan pada titik jalur perlintasan kedatangan rombongan jenazah prajurit TNI dari pasukan perdamaian PBB tersebut.

Kepala Polresta Bandara Soetta Komisaris Besar Polisi Wisnu Wardana menjelaskan bahwa pengamanan meliputi titik awal kedatangan hingga lokasi upacara penghormatan. Langkah ini merupakan bentuk penghormatan negara atas jasa para pahlawan yang gugur dalam misi perdamaian.

Detail Pengamanan Ketat di Bandara Soekarno-Hatta

Pengamanan pemulangan jenazah prajurit TNI ini mencakup beberapa simpul penting di area Bandara Soekarno-Hatta. Mulai dari titik awal kedatangan pesawat, jalur lalu lintas menuju Terminal 3 Bandara Soetta, hingga lokasi upacara penghormatan di Terminal VVIP, semuanya dipastikan steril.

Komisaris Besar Polisi Wisnu Wardana menegaskan bahwa Polresta Bandara berperan sebagai pendukung pengamanan di beberapa titik. Terutama jika Presiden RI Prabowo Subianto hadir, maka leading sector pengamanan akan diambil alih oleh TNI.

Wisnu juga memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bandara Soekarno-Hatta tetap aman dan kondusif. Hal ini menunjukkan kesiapan aparat dalam menghadapi peristiwa penting seperti pemulangan jenazah prajurit TNI.

Kronologi Pemulangan dan Upacara Penghormatan Terakhir

Agenda pemulangan tiga jenazah prajurit TNI dimulai dengan penerbangan dari Turki pada Sabtu sore waktu setempat. Pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 membawa jenazah dari Istanbul, Turki, dan diperkirakan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 17.35 WIB.

Setibanya di tanah air, akan dilaksanakan upacara penyambutan sekaligus persemayaman di Terminal 3 VVIP Bandara Soekarno-Hatta. Presiden RI Prabowo Subianto direncanakan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para prajurit.

Setelah upacara di Bandara Soetta, jenazah akan diberangkatkan menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Di sana, mereka akan disemayamkan sebelum kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan secara militer.

Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian dan Penghormatan Internasional

Tiga prajurit TNI yang gugur adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon. Mereka gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).

Sebelum dipulangkan ke Indonesia, upacara penghormatan terakhir telah dilaksanakan oleh UNIFIL pada Kamis (2/4). Upacara tersebut berlangsung di Hanggar Lebanese Air Force Beirut dan dipimpin langsung oleh Force Commander (FC)/Head of Mission UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.

Upacara memorial di Lebanon juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta jajaran KBRI. Selain itu, hadir pula Atase Pertahanan (Athan) RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional, menunjukkan solidaritas global atas pengorbanan mereka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi