Polisi kejar pengibar bendera ISIS di musala Nurul Jihad
Merdeka.com - Berkibarnya bendera Islamic Statue Iraq and Siryah di musala Nurul Jihad di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru membuat masyarakat resah. Tak hanya bendera, ultimatum di sebuah kertas yang ditulis ISIS bertuliskan sudah dideklarasikan di daerah tersebut.
Kasat Intel Polresta Pekanbaru, Kompol Bainar saat dikonfirmasi wartawan Senin (1/9) mengatakan kasus ini tengah didalami, dan sudah dilakukan pengumpulan dan keterangan sejumlah saksi.
"Sudah kita mintai keterangan dari saksi, dan masih kita selidiki, terkait motif dan siapa pelaku pemasangan bendera ISIS tersebut," katanya.
Dari keterangan warga, kata Bainar, pengurus musala tidak merasa melakukan pemasangan bendera dan atribut ISIS tersebut, begitu juga pihak warga setempat. "Untuk itu masih kita lacak siapa pelakunya," ujarnya.
Sebelumnya, Polda Riau menyatakan tengah gencar dalam upaya memutus dan menangkal propaganda ISIS, khususnya di Riau. Untuk itu, seluruh jajaran pemerintahan, kepolisian, TNI, Ormas, LSM dan sebagainya, bersama-sama memberikan kontribusi dalam mencegah masuknya ISIS di Riau.
Langkah tegas ini diambil Polda Riau, melanjutkan kebijakan pemerintah terkait ISIS di Indonesia, sebagaimana keputusan pada sidang kabinet terbatas pada 4 Agustus 2014 lalu, yang menolak ISIS karena bertentangan dengan Pancasila dan ideologi negara.
Sebelumnya diberitakan Warga kecamatan Tenaya Raya Pekanbaru dikejutkan dengan berkibarnya bendera ISIS di pagar musala Nurul Jihad, di Jalan Hangtuah simpang proyek perumahan Primadona Serumpun II RT 004 RW 009 kelurahan Sail.
Informasi yang dirangkum merdeka.com di Kepolisian, Bendera ISIS pertama kali ditemukan ketua RT 004 Iyon Nasution (42) yang berprofesi sebagai seorang guru bersama warga lainnya saat hendak melakukan gotong Royong di musala Nurul Jihad tersebut pada Minggu (31/8).
Kemudian mereka melihat bendera ukuran 70 x 45 centimeter tergantung di pagar musala itu dan sehelai kertas yang bertuliskan : ISIS telah dideklarasikan di sini, bagi saudara ku yang nanti akan dihubungi oleh ISIS berarti anda telah didata ISIS, ini ultimatum ISIS kalau anda disurati ikuti instruksinya ISIS Tenayan Raya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya