Polisi di Banyumas ini sampaikan pesan toleransi melalui tausiyah

Jumat, 27 Oktober 2017 00:25 Reporter : Hari Ariyanti
Polisi di Banyumas ini sampaikan pesan toleransi melalui tausiyah Aktivitas AKP Pujiono. ©2017 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Kasat Binmas Polres Banyumas, Jawa Tengah, AKP Pujiono dikenal sebagai polisi yang dekat dengan masyarakat. Di mana pun berada, dia selalu menyapa warga dengan ramah dan penuh kehangatan.

AKP Pujiono juga dikenal dengan kegiatan dakwah atau tausiyahnya dari satu tempat ke tempat lain. Dalam setiap tausiyahnya, dia selalu menyelipkan pesan kepada masyarakat agar tetap menjaga toleransi di tengah keberagaman.

Pada Kamis (26/10), Pujianto bersama jajaran Satuan Binmas Polres Banyumas menyambangi Pasar Kliwon Karang Luwes, Kecamatan Purwokerto Barat. Dia mengumpulkan para sopir angkutan kota, kusir becak, para pedagang, dan warga sekitarnya.

aktivitas akp pujiono

Aktivitas AKP Pujiono ©2017 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Dengan bahasa jawa ngapak, dia mengkampanyekan soal bahaya radikalisme yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara. Termasuk juga mengajak warga menjauhi sikap intoleransi dan kekerasan.

Dalam tausiyah bina waspada itu, dia juga menyelipkan landasan agama atau sepotong dua potong ayat Alquran dan hadits yang berkaitan dengan pentingnya menjaga persatuan.

"Kita sampaikan bagaimana kita lebih cinta kepada Indonesia. Bahwa Indonesia yang berideologi Pancasila sudah sangat tepat sebagai landasan dasar pijakan orang-orang Indonesia. Ternyata dengan Pancasila dan kebinekaan bisa menyatukan bangsa Indonesia dan mendoakan agar kita menjadi bangsa yang terus bersatu dalam keberagaman," jelasnya.

aktivitas akp pujiono

Aktivitas AKP Pujiono ©2017 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Setelah dari Pasar Kliwon, Pujianto menuju Masjid Jenderal Soedirman. Usai salat Zuhur, dia juga menyampaikan kultum atau tausiyah kepada jemaah salat Zuhur. Dalam kesempatan itu dia mengajak masyarakat Banyumas menjaga NKRI dari sekelompok orang yang ingin mengubah ideologi negara.

"Meskipun kita di Indonesia agamanya beda, bahasanya beda, sukunya beda kita sama-sama orang Indonesia. Islam mengajarkan ukhuwah wathaniyah. Berbeda agama dan suku bangsa tapi tetap seduluran," pesannya.

Dari Masjid Jenderal Soedirman, dia menuju ke Stasiun KA Purwokerto dan bertemu para pekerja angkutan umum. Pujiono mengatakan kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan jajarannya termasuk para Anggota Bhabinkamtibmas.

"Dari staf Binmas juga setiap hari sesuai perencanaan rutin harian. Jadi kita semua masuki baik ke sekolahan, pasar-pasar, masyarakat tak terorganisir, kampus-kampus itu rutin harian dan kita rutin laporkan ke jajaran lebih tinggi baik ke Polda maupun Mabes Polri," katanya. [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini