Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi buru preman diduga penikam anggota Satpol PP Kaltim

Polisi buru preman diduga penikam anggota Satpol PP Kaltim Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Polisi memburu seorang preman di Samarinda, Kalimantan Timur. Dia dikenal dengan panggilan Antok Sarang. Dia diduga sebagai pelaku penikaman terhadap Aditia Amandika (23), anggota Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur. Polisi menyarankan Antok menyerahkan diri.

Foto wajah Antok Sarang dengan tato di lengannya, tersebar di media sosial dan berbagai grup aplikasi pesan singkat WhatsApp. Kepolisian memastikan telah mengantongi idetitas Antok Sarang. Keberadaanya kini diburu polisi. Polresta Samarinda mengerahkan semua anggota di setiap polsek.

"Belum (ditangkap). Saya sarankan, pelaku ini menyerahkan diri," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pos Vendra Riviyanto, ditemui merdeka.com, Minggu (2/9) siang.

Vendra mengancam menindak tegas pelaku apabila tidak mengindahkan imbauan untuk segera menyerahkan diri. "Kalau tidak, akan ada upaya yang lebih tegas lagi," tegas Vendra.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono menegaskan, jajaran Reskrim, sampai saat ini masih memburu preman itu.

"Masih terus kita cari, anggota di lapangan. Kita cari ke semua tempat yang berhubungan dengan pelaku ini, di sana sini. Dia masih sembunyi," kata Sudarsono.

Diketahui, Aditia Amandika (23), anggota Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur, warga Jalan Suwandi Samarinda, dikeroyok dan ditikam sekelompok preman mabuk, di area Samarinda Convention Hall (SCH), Rabu (29/8) malam. Sebelumnya, Aditia dan rekan kerjanya, menemui 4 pemuda meresahkan sedang mabuk, di areal SCH, sekaligus lokasi pameran eksibisi.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP