Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Buru Aktor Penyerangan Anggota Polres Empat Lawang

Polisi Buru Aktor Penyerangan Anggota Polres Empat Lawang Polisi Empat Lawang Diserang Massa. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Polisi masih memburu HD, aktor penyerangan anggota Polres Empat Lawang, Sumatera Selatan. Sementara berkas 11 dari 15 tersangka telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto mengungkapkan, HD diduga kuat adalah aktor di balik insiden itu. HD sudah dijadikan buronan yang dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Ya, HD diduga menjadi aktor penyerangan," ungkap Eko, Rabu (4/9).

Dia menjelaskan, HD memprovokasi warga lalu membayar sekelompok orang untuk menyerang anggota polisi yang tengah dirawat di rumah sakit usai dianiaya. HD juga membekali puluhan warga dengan senjata tajam dan senjata api rakitan.

"Anggota polres dan polsek masih memburunya," kata dia.

Sementara progres kasus penyerangan, Eko menyebut telah melimpahkan berkas tahap satu ke Kejaksaan Negeri Lahat untuk sebelas tersangka.

"Empat berkas tersangka lain secepatnya kita selesaikan dan dilimpahkan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, empat polisi mengalami luka tusuk dan tembak akibat diserang sekelompok massa. Sebanyak 16 warga diamankan polisi dalam insiden itu.

Keempat polisi yang terluka adalah Ipda Arsan Fajri (Kanit Reskrim Polsek Ulu Musi), Bripka Darmawan, Bripda Teja Apriaga, dan Briptu Agus.

Serangan terjadi di dua tempat, yakni di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Pendopo, Empat Lawang, Sumatera Selatan, Rabu (31/7) malam. Kemudian disusul serangan massa di RSUD Tebing Tinggi, Empat Lawang.

Peristiwa itu bermula saat seorang warga melaporkan dirinya menjadi korban pengancaman oleh warga setempat. Ipda Arsan bersama tiga anak buahnya mendatangi rumah pelaku, Erwin. Polisi tak menemukan pelaku karena tidak berada di tempat.

Di perjalanan, petugas bertemu pelaku bersama tujuh orang lainnya. Ketika petugas bermaksud mendamaikan pelapor dan terlapor, pelaku Erwin justru menyerang dengan pisau.

Ipda Arsan dan Bripka Darmawan terkena luka tusuk. Tak ingin situasi semakin membahayakan, dua petugas yang lain melepaskan tembakan peringatan. Tembakan membuat enam pelaku kocar-kacir, dan dua pelaku, Erwin dan Erwan diamankan dengan luka tembak di kaki.

Empat polisi dan pelaku yang terluka langsung dibawa ke RSUD Tebing Tinggi untuk menjalani perawatan. Tak lama, datang puluhan orang menyerang polisi yang tengah dirawat di rumah sakit.

Para pelaku membawa senjata api dan sajam berbagai jenis. Polisi mengeluarkan tembakan peringatan agar sekelompok orang itu membubarkan diri.

Tembakan dibalas para pelaku yang membuat dua polisi yang sedang berjaga, Bripda Teja Apriaga dan Briptu Agus terkena luka tembak. Dalam insiden itu, petugas mengamankan dua pucuk senjata api rakitan dan 15 bilah senjata tajam. Anggota yang terluka kini dirujuk ke RS di Lubuklinggau.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP