Polisi berhasil lumpuhkan satu terduga teroris, sisanya masih diburu
Merdeka.com - Tim dari Reskrim Polres Tuban, Densus 88 Mabes Polri dan Gegana Brimob Polda Jawa Timur juga anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, memburu orang tidak dikenal yang melakukan aksi tembak menembak dengan anggota satuan lalu lintas Polres Tuban. Seorang terduga teroris juga telah ditangkap.
Sampai sekarang, polisi masih memburu pelaku lainnya lari ke dalam hutan dekat dengan permukiman warga di Dusun Kalak Wilis, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Pasalnya terduga pelakunya yang membawa mobil Daihatsu Terios dengan nomor polisi H 9037 BZ, ada lebih dari satu orang. Lantaran, hingga sekarang masih terus terjadi baku tembak di dalam hutan.
Kejadian itu membuat lokasi dekat kejadian disterilkan dari warga sipil untuk mengantisipasi insiden yang tidak diinginkan menimpa warga. Bahkan, jalan di lokasi mobil yang ditinggalkan terpaksa ditutup, sejumlah telah dialihkan.
"Ada satu pelaku yang berhasil dilumpuhkan. Masih ada lagi yang di dalam hutan, dan diburu untuk ditangkap. Maaf nanti hubungi lagi iya," terang sumber merdeka.com di internal polisi yang ikut melakukan penangkapan, Sabtu (8/4).
Perlu diketahui, insiden aksi berondong tembakan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, di sekitar dekat PLTU Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Berawal dari anggota lalu lintas yang melakukan patroli di jalur pantura, mencoba menghentikan sebuah mobil jenis Daihatsu Terios warna putih dengan nomor polisi H 9037 BZ.
Saat dihentikan, pengemudi mobil justru melarikan diri ke hutan, dekat dengan pemukiman padat rumah penduduk. Saat itu juga terjadi baku tembak antara polisi dari anggota lalu lintas dengan pengemudi.
Di dalam mobil sendiri, ditemukan lima buah unit ponsel berbagai merek, satu paspor, satu alat komunikasi HT, dua kitab dan satu kotak berisikan peluru tajam.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya