Polisi: Berat maksimal lift jatuh di Blok M Square 1.600 kg
Merdeka.com - Polisi masih terus mengusut kasus jatuhnya lift di Blok M Square. Dugaan sementara, lift tersebut ambrol lantaran kelebihan muatan.
Kasubbag Humas Polres Metro (Polrestro) Jakarta Selatan, Komisaris Purwanta mengatakan beban maksimal dari lift itu adalah 1600 kg, yang artinya kisaran berat badan 24 orang. Dari hasil pemeriksaan ini, kesimpulan sementara dari penyebab lift jatuh disebabkan kelebihan muatan.
"Beban harusnya 1600 kg, kalau kita bebankan orang itu kurang lebih 24 orang dengan beban standar orang Indonesia. Kesimpulan sementara adalah overload, sehingga menimbulkan dasar ambang batas kekuatan lift itu tidak bisa bekerja dengan maksimal," ungkapnya kepada wartawan, Senin (20/3).
Olah TKP menurut Purwanta sudah dilakukan dua kali. Nantinya jika oleh TKP masih diperlukan, akan dilakukan lagi oleh TKP untuk mendapatkan lagi informasi.
"Kita sudah laksanakan dari Puslabfor Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Kebayoran baru sudah melaksanakan dua kali dan apabila nanti masih diperlukan, kita akan menambah lagi untuk mencari info yang ada," paparnya.
Untuk saksi yang sudah diperiksa, lanjut Purwanta, dari pihak pengelola. "Kemarin kita sudah melakukan pemeriksaan untuk kita meminta informasi. Sudah tujuh orang terdiri dari management, pengelola, engigering, dan pengelola pemeliharaan," tuturnya.
Saksi ahli yang dipanggil terkait jatuhnya lift ini terdiri dari tiga bagian. Pertama, pengelola lift, kedua, saksi yang paham management masalah, dan terakhir, saksi yang mengetahui keefektifan dari mesin.
"Yang pertama adalah yang mengurusi mengelola masalah lift itu. Kedua yang dia tahu management Maslah apakah itu orang yang menangani itu punya verifikasi keahlian atau tidak. Itu kan termasuk saksi ahli dan. Yang ketiga, apakah mesin itu jarak tempuh waktu yang digunakan itu masih efektif atau enggak," paparnya.
Nantinya, imbuh Purwanta, hasil dari Labfor akan digunakan untuk mengetahui masalah apa yang menyebabkan jatuhnya lift di Blok M. Kontraktor dari lift juga dipanggil untuk mencari tahu permasalahan dari jatuhnya lift.
"Hasil Labfor Kita akan gunakan untuk mengetahui masalah apa yang terjadi sehingga ada kejadian. Kita mesti tahu apakah kejadian itu dari problem mesin, pengelola atau memang karena beban overload," jelasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya