Polisi belum berencana panggil Viktor Laiskodat
Merdeka.com - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, Polri akan melihat dulu laporan yang telah diajukan oleh tiga partai politik terkait pidato Ketua Fraksi Nasdem DPR, Viktor Laiskodat. Dalam pidatonya, Viktor menuding empat partai politik yakni Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat sebagai pendukung berdirinya khilafah. Tak terima, Gerindra, PAN dan PKS resmi mempolisikan Viktor.
"Kita Polri tentu menghormati adanya laporan nanti kita lihat apakah memenuhi syarat untuk diproses lanjut atau tidak ya. Tidak semua laporan kan bisa diproses kita bisa lihat nanti," kata Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/8).
Lebih lanjut Setyo menuturkan, pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap Viktor terkait pidatonya tersebut. Polisi juga belum bisa memastikan rencana pemanggilan Viktor. "Belum ada pemanggilan, baru laporan. Tidak bisa dipastikan, apalagi sekarang lagi reses," ujarnya.
Setyo menerangkan, untuk mempelajari isi pidato Viktor, polisi tidak memerlukan pendapat ahli. Menurutnya, saksi ahli akan digunakan untuk memperkuat pemeriksaan.
"Kita kan ada penyidik, sudah diajari ini penuh unsur atau tidak. Ahli itu menguatkan saja," ucapnya.
Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan, polisi akan menelaah pidato Viktor Laiskodat di Nusa Tenggara Timur (NTT). "Kita akan telaah bersama kita lihat dulu tentang apa progresnya dan sebagainya kita akan teliti lebih dalam dulu ya," kata Syafruddin saat menghadiri acara di kediaman Sekjen Golkar, Idrus Marham, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/8).
Syafruddin mengaku sudah melihat video pidato tersebut. Namun, dia enggan menanggapi ucapan Viktor yang dinilai memicu permusuhan dan perpecahan.
"Sudah sudah, saya sudah nonton. Jangan bersepsi, Saya tidak mau berpersepsi," ujarnya.
Jenderal bintang tiga ini menuturkan, video pidato Viktor akan diteliti penyidik dan juga tim ahli dari Mabes Polri.
"Biar lab forensik nanti yang akan meneliti itu dan penyidik nantinya, itu kan ahlinya penyidik dan tentu tim ahli yang akan menyelidiki itu semua," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya