Polisi Ajak Jalan-Jalan Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang
Merdeka.com - Polisi punya cara unik mempermudah penyelidikan kasus perampokan dan pembunuhan terhadap Sofyan (43), sopir taksi online di Palembang. Polisi mengajak pelaku yakni Ridwan, untuk jalan-jalan. Jalan-jalan ini bukan tanpa tujuan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, jalan-jalan itu agar pelaku Ridwan menunjukkan persembunyian tiga rekannya yang hingga kini masih buron. Sejauh ini Ridwan belum terbuka terkait hal itu.
"(Ridwan) belum kita tahan, masih diajak jalan-jalan, keliling oleh penyidik biar dia terbuka memberitahu secara baik-baik teman-temannya," ungkap Zulkarnain, Rabu (14/11).
Kapolda mengimbau para pelaku menyerahkan diri. Jika masih bersembunyi bahkan melakukan perlawanan ketika ditangkap, konsekuensinya bisa ditembak mati.
"Sampai ke liang lahat pun saya kejar, pasti tertangkap. Ini respect saya kepada keluarga korban," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, driver Grabcar di Palembang bernama Sofyan (43) ditemukan sudah menjadi tulang-belulang setelah dua pekan hilang. Sementara seorang terduga perampok disertai pembunuhan diringkus polisi.
Jenazah korban ditemukan perkebunan kelapa sawit di antara Desa Muara Lakitan dan Kanan Dapun, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Kondisinya hanya tinggal kepala, tulang rusuk, dan tulang belakang.
Tulang-belulang itu berserakan dengan jarak antara tiga sampai empat meter. Dari lokasi penemuan, korban sengaja dibuang para pelaku di semak-semak. Sejumlah sopir truk curiga dengan bau menyengat di lokasi.
Pada hari kemarin, petugas meringkus seorang pelaku. Hanya saja, polisi belum mengungkap identitasnya karena untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut dan mengejar para pelaku lain.
Sofyan dilaporkan hilang oleh istrinya ke Polda Sumsel, Selasa (30/10). Keberadaan korban tak diketahui lagi usai mengantar orderan dari kawasan KM5 menuju KFC Simpang Bandara Palembang sehari sebelumnya.
Dari hasil penyelidikan polisi, korban ditumpangi orang yang menggunakan akun seorang perempuan yang tidak dikenal para pelaku. Dalam perjalanan, korban dicekik dan dihujani pukulan hingga tewas. Dia dan mobilnya dibawa kawanan pelaku ke arah Musi Rawas Utara.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya