Sekitar 1.000 personel Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan aksi bersih-bersih sampah di kawasan bisnis Boulevard, Kota Manado, pada Jumat pagi. Kegiatan ini merupakan respons langsung terhadap instruksi Presiden Prabowo dan Kapolri terkait upaya pelestarian lingkungan. Aksi ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam di wilayahnya.
Operasi bersih-bersih pesisir pantai ini dimulai sejak pukul 06.00 WITA, dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono serta diikuti para pejabat utama Polda Sulut. Lebih dari seribu personel dikerahkan untuk memastikan area tersebut bersih dari berbagai jenis sampah di sepanjang jalan Boulevard satu hingga kawasan Megamas Manado.
Aksi bersih-bersih ini tidak hanya berfokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Brigjen Pol Awi Setiyono menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya kolektif untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga serta wisatawan yang berkunjung ke Manado.
Advertisement
Advertisement
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menjelaskan bahwa aksi Polda Sulut bersihkan sampah ini merupakan wujud sinergi kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di titik-titik vital pariwisata yang menjadi daya tarik utama Kota Manado. "Atas perintah Bapak Gubernur, kita diberikan titik untuk melakukan bersih-bersih," ujar Brigjen Pol Awi Setiyono.
Polda Sulut mendapatkan bagian di jalan Boulevard satu dan kawasan Megamas, yang merupakan area strategis dan ramai pengunjung. Kegiatan ini berhasil diselesaikan sekitar pukul 07.00 WITA, dengan hasil yang signifikan. "Alhamdulillah, sekitar pukul 07.00 WITA kegiatan sudah selesai dan kawasan terlihat jauh lebih bersih," tambah Wakapolda.
Sinergi ini membuktikan bahwa dengan kerja sama lintas sektor, upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang cepat. Partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan lestari.
Advertisement
Advertisement
Di samping aksi fisik Polda Sulut bersihkan sampah, Wakapolda juga menyampaikan harapan besar akan adanya perubahan gaya hidup di kalangan masyarakat. Ia secara khusus menyoroti pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar. "Kita harus mulai membiasakan diri menggunakan tempat minum yang sehat, bukan yang sekali buang," tegasnya.
Brigjen Pol Awi Setiyono menekankan bahwa edukasi mengenai kebiasaan membuang sampah pada tempatnya adalah kunci utama. Perubahan perilaku ini diharapkan dapat dimulai dari setiap individu untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan gerakan nasional untuk mengurangi sampah plastik dan meningkatkan kesadaran lingkungan.
Pesan ini menggarisbawahi bahwa tanggung jawab kebersihan bukan hanya ada pada aparat atau pemerintah, melainkan juga pada setiap elemen masyarakat. Dengan kesadaran kolektif, tujuan lingkungan yang bersih dan sehat dapat tercapai secara optimal.
Advertisement
Advertisement
Kawasan Boulevard dan Megamas, tempat Polda Sulut bersihkan sampah, diakui sebagai magnet utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, menjaga kebersihan di area ini menjadi sangat penting demi kenyamanan bersama dan citra pariwisata Manado. "Ini adalah daerah wisata, tempat berkumpulnya masyarakat Sulut dan wisatawan asing untuk healing maupun olahraga air," jelas Wakapolda.
Masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, tidak hanya saat ada kegiatan massal, tetapi juga dalam keseharian. Lingkungan yang bersih akan meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung. "Mari kita hidup sehat dan bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan," tutup Wakapolda.
Upaya ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi contoh bagi daerah lain untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area publik dan destinasi wisata. Kebersihan adalah cerminan dari budaya dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews