Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Riau perketat keamanan di markas polisi, kota hingga desa

Polda Riau perketat keamanan di markas polisi, kota hingga desa bom surabaya. ©2018 AFP PHOTO/JUNI KRISWANTO

Merdeka.com - Jajaran Polda Riau memperketat pengamanan di sejumlah rumah ibadah gereja serta pusat keramaian seperti lokasi perbelanjaan di seluruh Riau menyusul tragedi 3 ledakan bom bunuh diri di Surabaya. Namun, Kapolda Riau Irjen Nandang menghimbau agar warga tidak panik atas tragedi tersebut.

"Keamanan kita perketat di setiap markas kepolisian dari desa hingga ke kota. Warga jangan panik, keamanan kita jaga," ujar Nandang saat dihubungi merdeka.com, Minggu (13/5).

Nandang mengingatkan, jika warga panik dan dihantui rasa ketakutan maka para teroris semakin senang dan merajalela melakukan aksinya.

"Mereka (teroris) senang kalau kita panik, jadi tetap waspada. Pasukan Brimob dikerahkan untuk menjaga keamanan di gereja dan pusat keramaian," kata Nandang.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto menyebutkan, seluruh anggota kepolisian dan pasukan brimob melakukan sterilisasi barang bawaan, kemudian tempat parkir, serta meningkatkan kewaspadaan bagi orang tidak dikenal di gereja dan pusat keramaian.

Selain fokus pada pengamanan tempat ibadah dan pusat perbelanjaan, Sunarto menyebutkan personel Polri juga diminta meningkatkan penjagaan di Markas Komando masing-masing, mulai dari Mapolda Riau, Mapolres hingga Mapolsek.

"Kita juga mewanti kepada seluruh personel meningkatkan penjagaan diri dengan menggunakan body protector serta selalu siaga," ujarnya.

Jumlah korban yang meninggal akibat peristiwa ledakan di Surabaya terus bertambah dari awalnya hanya tiga orang meninggal, dan kabar terkini dari Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan ada sembilan orang tewas, 40 orang lainnya mengalami luka-luka dirawat di rumah sakit.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP