Polda Lampung telah memastikan bahwa situasi arus mudik Lebaran 2026 di berbagai titik di wilayahnya berjalan aman dan kondusif. Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai kejadian menonjol yang mengganggu kelancaran perjalanan pemudik. Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, pada Jumat, 20 Maret 2026.
Kombes Pol Yuni Iswandari menegaskan bahwa belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas yang signifikan. Meskipun demikian, terjadi peningkatan jumlah pemudik yang cukup signifikan dari arah Jawa menuju Sumatera. Peningkatan ini terutama terpantau di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, sejak Rabu hingga Kamis.
Pengamanan dan pemantauan terus dilakukan secara intensif oleh Polda Lampung untuk menjaga stabilitas selama periode mudik. Fokus utama adalah memastikan keselamatan para pemudik yang melintasi wilayah Lampung. Upaya ini mencakup pengawasan di jalur darat, laut, dan udara untuk mengantisipasi berbagai potensi masalah.
Advertisement
Advertisement
Arus mudik secara umum masih terkendali meskipun terjadi peningkatan signifikan dari Jawa ke Sumatera. Lonjakan ini terjadi sejak Rabu malam hingga Kamis pagi di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Peningkatan jumlah pemudik ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat untuk merayakan Lebaran di kampung halaman.
Data menunjukkan bahwa sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Angka ini menandakan tingginya minat pemudik untuk kembali ke kampung halaman di Sumatera. Situasi ini terus dipantau ketat oleh petugas di lapangan untuk memastikan kelancaran.
Sementara itu, arus sebaliknya dari Sumatera menuju Jawa jauh lebih rendah. Hanya 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan yang tercatat keluar menuju Jawa. Hal ini menunjukkan puncak arus mudik menuju Sumatera telah terjadi pada periode tersebut.
Advertisement
Advertisement
Selain Pelabuhan Bakauheni, pergerakan pemudik juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ). Sebanyak 531 kendaraan dan 580 orang tercatat masuk melalui pelabuhan ini. Angka ini menunjukkan bahwa BBJ juga menjadi salah satu alternatif pilihan bagi pemudik.
Jalur udara melalui Bandara Radin Inten II juga menunjukkan aktivitas mudik yang cukup ramai. Bandara ini mencatat 2.871 penumpang datang dan 2.019 orang berangkat. Data ini mengindikasikan bahwa banyak pemudik memilih jalur udara untuk efisiensi waktu.
Polda Lampung terus memantau seluruh titik masuk dan keluar di wilayahnya. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan setiap pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus ditingkatkan.
Advertisement
Advertisement
Di tengah tingginya arus mudik di Pelabuhan Utama Bakauheni, Polda Lampung juga memberikan perhatian khusus kepada rombongan pemudik sepeda motor. Pengawalan dilakukan bagi mereka yang tiba di Lampung dari Merak pada malam hari. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan perjalanan.
Empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan ini. Mereka terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat. Kehadiran petugas ini memberikan rasa aman bagi para pengendara motor.
Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa pengawalan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan pemudik. Terutama bagi pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh dan tiba di malam hari. Kondisi jalan di malam hari seringkali memiliki risiko lebih tinggi.
Advertisement
“Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun. Komitmen Polda Lampung adalah untuk melayani dan melindungi masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 ini.
Sumber: AntaraNews