Polda Jabar Salurkan Bantuan Alsintan, Petani Garut Panen 7 Ton Jagung dari 1,4 Hektare Lahan!

Polda Jabar menyalurkan Bantuan Alsintan dan mesin pertanian kepada petani di Garut, mendukung ketahanan pangan dan panen raya jagung yang mencapai 7 ton dari 1,4 hektare lahan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Jabar Salurkan Bantuan Alsintan, Petani Garut Panen 7 Ton Jagung dari 1,4 Hektare Lahan!
Polda Jabar menyalurkan Bantuan Alsintan dan mesin pertanian kepada petani di Garut, mendukung ketahanan pangan dan panen raya jagung yang mencapai 7 ton dari 1,4 hektare lahan. (Merdeka.com)

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) baru-baru ini menyalurkan sejumlah peralatan dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud perhatian serius kepolisian dalam menunjang ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini juga bertepatan dengan momen Panen Raya Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang dilaksanakan di Kampung Tagog, Desa Sukaluyu, Garut, Sabtu.

Langkah proaktif ini menegaskan komitmen Polri untuk tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Namun, juga memastikan sektor pertanian tetap produktif guna menopang kebutuhan pangan seluruh lapisan masyarakat. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menyatakan bahwa "Polri akan terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga memastikan sektor pertanian tetap produktif untuk menopang kebutuhan pangan."

Pemberian Bantuan Alsintan Polda Jabar ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang lebih besar. Kegiatan tersebut meliputi panen raya jagung secara serentak, pembagian sembako, serta gerakan pasar murah. Semua inisiatif ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekaligus berkontribusi dalam mengendalikan stabilitas harga pasar komoditas pangan.

Dukungan Alsintan untuk Peningkatan Produktivitas Petani Garut

Dalam upaya konkret mendukung produktivitas pertanian, Polda Jabar menyerahkan berbagai jenis Bantuan Alsintan Polda Jabar yang sangat dibutuhkan. Bantuan tersebut mencakup satu unit vertical dryer atau alat pengering, serta satu unit mesin pipil untuk pengolahan pascapanen. Selain itu, sepuluh unit alat pengangkut dorong juga turut diberikan untuk mempermudah mobilitas hasil pertanian.

Tidak hanya dari Polda Jabar, Pemerintah Kabupaten Garut juga turut memberikan kontribusi signifikan. Pemkab Garut menyalurkan corn seed planter, benih jagung unggul, dan pupuk Phonska Plus. Kombinasi bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara drastis.

Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan bahwa "Bantuan yang diberikan ini untuk mendukung pengolahan hasil panen." Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya alat-alat tersebut dalam memastikan produk pertanian dapat diolah dan disimpan dengan baik. Dengan demikian, nilai tambah hasil pertanian dapat meningkat dan mengurangi kerugian pascapanen.

Sinergi Polri dan Masyarakat Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Kepolisian terus berupaya mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya pada komoditas jagung. Program pendampingan pertanian yang digalakkan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Di Garut, panen jagung berhasil dilakukan di lahan seluas 1,4 hektare dengan total produksi mencapai 7 ton jagung.

Secara lebih luas di tingkat Jawa Barat, program pendampingan pertanian berhasil mencatat total produksi jagung mencapai 141 ton dari luas lahan 41 hektare. Angka-angka ini menunjukkan potensi besar sektor pertanian di Jawa Barat. Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan.

Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan, "Panen raya ini menjadi momentum berharga yang menegaskan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat menghasilkan dampak besar bagi kesejahteraan bersama." Harapannya, panen raya jagung di Garut dan daerah lain ini dapat terus menjadi penopang utama swasembada pangan komoditas jagung di tingkat nasional. Jawa Barat diharapkan menjadi salah satu penopang utama swasembada jagung nasional pada tahun 2025.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi