Polda Bali Turunkan Ratusan Personel, Pastikan Pengamanan Takbiran di Denpasar Kondusif

Pengamanan Takbiran di Denpasar diperketat Polda Bali dengan mengerahkan ratusan personel. Bagaimana strategi kepolisian menjaga ketertiban malam Idul Fitri yang diprediksi ramai?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Bali Turunkan Ratusan Personel, Pastikan Pengamanan Takbiran di Denpasar Kondusif
Pengamanan Takbiran di Denpasar diperketat Polda Bali dengan mengerahkan ratusan personel. Bagaimana strategi kepolisian menjaga ketertiban malam Idul Fitri yang diprediksi ramai? (AntaraNews)

Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. Sebanyak ratusan personel dikerahkan untuk pengamanan takbiran di berbagai titik strategis di Denpasar. Upaya ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Agung 2026 yang bertujuan menciptakan suasana kondusif bagi umat muslim.

Khususnya di Kampung Muslim Dusun Wanasari, Denpasar, Polda Bali menempatkan sekitar 50 personel khusus. Mereka bertugas mengamankan jalannya malam takbiran yang diprediksi akan dihadiri ribuan masyarakat. Penempatan personel ini dilakukan di titik-titik rawan serta melalui patroli intensif sejak sore hingga malam hari.

Perwira Pengendali (Padal) Polda Bali, AKBP I Gusti Alit Putra, menegaskan bahwa pengamanan takbiran ini bertujuan memberikan rasa aman maksimal. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 22.00 Wita di depan Masjid Baiturrahmah ini diharapkan dapat berjalan lancar dan khidmat tanpa gangguan kamtibmas.

Strategi Pengamanan Malam Takbiran di Wanasari

Polda Bali menerapkan strategi pengamanan takbiran yang komprehensif di Dusun Wanasari, mengingat tingginya antusiasme masyarakat. Sebanyak 50 personel ditempatkan secara strategis di sepanjang jalur takbiran dan area padat pengunjung. Penutupan ruas Jalan Ahmad Yani juga dilakukan selama acara berlangsung untuk menjamin kelancaran arus kegiatan.

AKBP I Gusti Alit Putra mengajak seluruh umat muslim yang hadir untuk senantiasa menjaga ketertiban. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas juga menjadi fokus imbauan, demi keselamatan bersama selama perayaan. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengamanan takbiran ini.

Kegiatan malam takbiran di Dusun Wanasari berhasil berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif berkat kerja keras personel. Kehadiran polisi memberikan jaminan keamanan, memungkinkan masyarakat merayakan malam Idul Fitri dengan khidmat. Polda Bali terus menyerukan ajakan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Dukungan Masyarakat dan Antisipasi Keramaian

Antusiasme masyarakat Kampung Muslim Dusun Wanasari dalam merayakan malam takbiran tahun ini sangat tinggi, melebihi ekspektasi. Pendiri Forum Peduli Wanasari Bersatu (FPWB) sekaligus Anggota DPRD Denpasar, Ilham Supriadi, mengungkapkan bahwa jumlah penonton diperkirakan mencapai lebih dari 10 ribu orang. Kondisi ini memerlukan pengamanan takbiran ekstra dari pihak kepolisian.

Ilham Supriadi menekankan bahwa pengamanan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat setempat saja tidak akan cukup untuk mengantisipasi keramaian tersebut. Oleh karena itu, kehadiran personel Polda Bali sangat vital untuk memastikan kelancaran acara. Ini juga untuk mendukung kreativitas anak-anak dan pemuda yang telah disiapkan selama sebulan.

Selain pawai takbir keliling, kegiatan tahun ini juga dimeriahkan dengan penampilan tarian dan musik dari pemuda-pemudi setempat. Pertunjukan ini memanfaatkan ruas jalan sebagai area penonton, menambah kompleksitas dalam pengaturan keamanan. Pengamanan takbiran yang kuat memastikan setiap rangkaian acara dapat dinikmati dengan nyaman dan aman.

Cakupan Pengamanan dan Operasi Ketupat Agung 2026

Pengamanan takbiran oleh Polda Bali tidak hanya terfokus di Kampung Muslim Dusun Wanasari, tetapi juga mencakup empat titik prioritas lainnya di Denpasar. Lokasi tersebut meliputi Masjid Ukhuwah di Jalan Kalimantan, Masjid Baitul Makmur di Jalan Gunung Merbuk Tegal, Masjid At-Taqwa Polda Bali di Jalan WR Supratman, serta Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro.

Secara keseluruhan, Polda Bali mengerahkan 495 personel dalam rangka Operasi Ketupat Agung 2026. Operasi ini dirancang untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Bali. Upaya preventif ini menjadi bagian integral dari menjaga situasi kamtibmas.

Operasi Ketupat Agung 2026 menunjukkan kesiapan Polda Bali dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama periode libur panjang. Dengan penempatan personel di berbagai lokasi strategis dan patroli intensif, diharapkan tidak ada gangguan keamanan yang berarti. Pengamanan takbiran yang maksimal adalah wujud komitmen Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi