Polda Aceh Kerahkan Ribuan Personel Amankan Operasi Lilin Seulawah 2025 Natal dan Tahun Baru

Polda Aceh siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dengan mengerahkan ribuan personel gabungan dalam Operasi Lilin Seulawah 2025. Bagaimana strategi pengamanannya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Aceh Kerahkan Ribuan Personel Amankan Operasi Lilin Seulawah 2025 Natal dan Tahun Baru
Polda Aceh siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dengan mengerahkan ribuan personel gabungan dalam Operasi Lilin Seulawah 2025. Bagaimana strategi pengamanannya? (AntaraNews)

Kepolisian Daerah (Polda) Aceh secara resmi mengerahkan sebanyak 2.924 personel gabungan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Seulawah 2025. Operasi ini bertujuan mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Aceh. Pengerahan pasukan besar-besaran ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Operasi Lilin Seulawah 2025 akan berlangsung selama 14 hari, dimulai sejak tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus utamanya adalah pengamanan di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Kegiatan ini merupakan agenda nasional tahunan yang selalu berdampak pada peningkatan mobilitas serta aktivitas masyarakat.

Kepala Kepolisian Daerah Aceh Irjen Polisi Marzuki Ali Basyah menyatakan bahwa operasi ini melibatkan personel dari Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Mereka akan disebar di berbagai titik strategis untuk menjaga kondusivitas wilayah. Langkah ini diambil guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Aceh selama periode liburan akhir tahun.

Kesiapan Personel dan Fokus Pengamanan Operasi Lilin Seulawah 2025

Dalam rangka Operasi Lilin Seulawah 2025, total 2.924 personel gabungan telah disiapkan. Rinciannya adalah 1.459 personel berasal dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan 1.465 personel lainnya dari TNI serta instansi terkait. Seluruh personel ini akan ditempatkan di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh untuk memastikan cakupan pengamanan yang luas.

Fokus utama pengamanan dalam Operasi Lilin Seulawah 2025 mencakup berbagai area publik dan strategis. Tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, dan bandara menjadi prioritas utama. Selain itu, objek wisata, jalur lalu lintas utama, serta lokasi perayaan malam pergantian tahun juga akan mendapatkan perhatian khusus dari petugas.

Operasi ini juga didukung dengan penguatan patroli secara intensif di berbagai wilayah rawan. Langkah rekayasa lalu lintas akan diterapkan di titik-titik kemacetan untuk mengurai kepadatan kendaraan. Kesiapsiagaan dalam penanganan bencana alam juga menjadi bagian integral dari strategi pengamanan selama Operasi Lilin Seulawah 2025 berlangsung.

Kapolda Aceh, Irjen Polisi Marzuki Ali Basyah, menekankan pentingnya sinergi dan soliditas antar seluruh unsur pengamanan. Setiap personel diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis, profesional, serta respons cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini bertujuan menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi semua.

Optimalisasi Layanan dan Apel Pasukan Jelang Operasi Lilin Seulawah

Untuk memastikan masyarakat dapat mengakses bantuan dengan mudah, layanan darurat Call Center 110 telah dioptimalkan. Call Center ini berfungsi sebagai sarana pengaduan dan permintaan bantuan masyarakat selama Operasi Lilin Seulawah berlangsung. Kapolda Marzuki Ali Basyah memastikan respons cepat akan diberikan untuk setiap laporan yang masuk.

Sebelum dimulainya Operasi Lilin Seulawah 2025, Polda Aceh telah menggelar apel pasukan pada Jumat (19/12) di Lapangan Apel Mapolda Aceh. Apel gelar pasukan ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi momen krusial untuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan.

Kapolda Marzuki Ali Basyah menjelaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan momentum penting untuk memastikan kesiapan yang optimal. Tujuannya adalah agar pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Aceh dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kesiapan ini mencakup aspek teknis maupun non-teknis di lapangan.

Dalam kesempatan apel tersebut, Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk menundukkan kepala sejenak. Doa dipanjatkan bagi para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan daerah lainnya di Indonesia sebagai wujud empati. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh personel yang terlibat serta ajakan kepada masyarakat untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi