PKS bakal terima perwakilan massa saat alumni 212 demo di DPR
Merdeka.com - Presidium Alumni 212 akan kembali menggelar aksi bela Islam bertajuk 299 pada Jumat (29/9) di depan Gedung DPR. Massa akan membuat petisi menolak Perppu Ormas dan kebangkitan PKI. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan partainya akan menerima jika perwakilan massa aksi meminta mediasi.
"Saya kira PKS sebagai perwakilan rakyat di sini wajar mereka bakal menerima karena PKS pun juga sebelum mereka datang sudah menyuarakan menolak Perppu tersebut. Kalau mereka datang PKS akan menerima," kata Hidayat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9).
Hidayat menilai massa aksi telah melakukan upaya yang benar dengan menyampaikan aspirasi ke DPR. Namun, dia berpesan agar massa aksi tindak bertindak anarkis saat menggelar aksi seperti cara PKI ingin memberontak kepada negara.
"Saya harus tegaskan karena yang diinginkan karena PKI tidak hadir kembali. PKI itu kan anarkis jangan sampai demo itu anarkis. Demo itu harus membuktikan kita adalah Pancasila dan lain-lain," tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini juga memahami bahwa sebagian masyarakat Indonesia menganggap Perppu Ormas tidak demokratis. Karena itu, Hidayat menghargai keputusan Presidium 212 yang mengusung isu Perppu Ormas sebagai tema aksi.
"Kami memahami memang sesungguhnya rakyat Indonesia yang sesungguhnya memerlukan demokrasi Indonesia, ya banyak yang melihat Perppu ini tidak demokratis dan Perppu ini sesuatu yang layak untuk ditolak dan itu hak mereka," ujarnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya