PKB ingin tambah kursi pimpinan DPR atau MPR untuk Cak Imin

Rabu, 17 Januari 2018 16:07 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
PKB ingin tambah kursi pimpinan DPR atau MPR untuk Cak Imin Muhaimin Iskandar. ©2017 Merdeka.com/Rendi Perdana

Merdeka.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mendorong agar kursi pimpinan DPR ditambah 2 tidak hanya diberikan kepada PDIP dalam revisi UU MD3. Selain menambah 2 kursi pimpinan DPR, PKB juga mengusulkan pimpinan MPR bertambah juga menjadi 2 kursi.

Wasekjen PKB Lukman Edy mengatakan pihaknya telah menyiapkan nama untuk mengisi posisi pimpinan DPR atau MPR. Nama yang dipilih adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Apakah DPR atau MPR tetap Cak Imin. Kalau 1 Cak Imin, kalau 2 kita cari 1 lagi. Yang paling ideal penambahan 2 di DPR dan 2 MPR," kata Lukman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/1).

Terkait usulan menambah 2 kursi pimpinan DPR dan MPR, Lukman berpandangan tidak ada ketentuan penambahan hanya diberikan kepada partai pemenang Pemilu. Jika kursi pimpinan DPR atau MPR ingin diberikan kepada PDIP, maka pasal terkait ketentuan itu harus direvisi terlebih dahulu.

Oleh sebab itu, kata Lukman, penambahan kursi pimpinan dewan seharusnya tidak hanya diberikan kepada PDIP tetapi juga kepada partai yang mampu membangun koalisi besar terkait pasal tersebut.

"Kecuali kalau revisi mengganti pasal itu mengembalikan ketentuan berkenaan dengan siapa yang paling banyak kursinya di DPR otomatis posisi pimpinan DPR seperti sebelum periode ini," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo mengatakan pembahasan revisi UU MD3 soal penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR sudah hampir mencapai kesepakatan. Pimpinan DPR kemungkinan akan bertambah 1 kursi untuk PDIP dan MPR bertambah 2 kursi.

Satu kursi di MPR akan diperuntukkan bagi PDIP. Sementara 1 kursi MPR lainnya belum diputuskan. "Sudah hampir putus satu di DPR, dua di MPR," kata Bamsoet.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menuturkan, komunikasi dengan fraksi-fraksi partai di DPR akan terus dilakukan untuk mencapai titik temu. Dia memastikan pembahasan revisi UU MD3 akan selesai pada masa sidang sekarang. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. DPR
  2. PKB
  3. UU MD3
  4. Muhaimin Iskandar
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini