Pilkada 2020, PDIP akan Minta Masukan Sultan HB X serta NU dan Muhammadiyah

Minggu, 24 November 2019 14:31 Reporter : Merdeka
Pilkada 2020, PDIP akan Minta Masukan Sultan HB X serta NU dan Muhammadiyah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Bantul. ©2019 Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengatakan, akan mendahulukan kader sendiri untuk maju di Pilkada Serentak 2020, khususnya di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Meksi demikian, dia menegaskan, partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu tetap membuka diri terhadap kemungkinan mengusung calon dari eksternal asalkan memenuhi syarat-syarat.

Karena itulah, masih kata Hasto, partainya akan berkonsultasi dengan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowo X, hingga tokoh NU dan Muhammadiyah, sebelum membuat keputusan.

"Kami mendengarkan masukan dari Sri Sultan Hamengkubuwono X, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh NU, tokoh-tokoh Muhammadiyah, kami dengarkan masukannya dengan baik, termasuk aspirasi dari kader partai," kata Hasto usai membuka Rapat Kerja Daerah DPC PDIP Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/11/2019).

Menurut Hasto, partai memiliki kebijakan terbuka dalam menentukan calon-calon kepala daerah yang diusung di pilkada. "Namun partai juga punya kebijakan memprioritaskan kader sendiri," jelas Hasto.

PDIP menyadari bahwa, lanjut Hasto, pilkada adalah pemilu rakyat, dalam artian rakyat berdaulat dalam menentukan, maka partai akan mendengarkan aspirasi rakyat.

Semisal, jika elektabilitas kader rendah karena dianggap belum mampu membawa perubahan, maka partai akan mencari yang terbaik. Calon dari eksternal bisa saja dipertimbangkan. Namun harus dipastikan akar nasionalisnya, komitmen dengan Pancasila serta Bhinneka Tunggal Ika, dan wajib ikut sekolah partai.

"Mari kita lihat dan dengarkan suara rakyat untuk menemukan calon pemimpin yang dibutuhkan oleh masyarakat di Bantul. Kalau langkah dan hati kita menyatu dengan rakyat, maka kita akan menemukan calon pemimpin yang akan dipilih rakyat," ungkap Hasto.

Bahkan, dia menegaskan, untuk nama-nama sudah mengerucut. "Nama-nama sudah mengerucut berdasarkan dari laporan DPD PDI Perjuangan Yogyakarta," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini