Petugas Tangani Cepat Banjir Rob Pulau Untung Jawa, Warga Diimbau Tetap Waspada

Petugas gabungan sigap menangani **banjir rob Pulau Untung Jawa** yang merendam kawasan Tugu Arsa, sementara BPBD DKI Jakarta memperingatkan potensi rob hingga 7 Januari 2026.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Petugas Tangani Cepat Banjir Rob Pulau Untung Jawa, Warga Diimbau Tetap Waspada
Petugas gabungan bergerak cepat menangani banjir rob Pulau Untung Jawa yang merendam kawasan Tugu Arsa, Kepulauan Seribu, memastikan aktivitas warga kembali normal di tengah peringatan potensi rob dari BPBD DKI Jakarta. (AntaraNews)

Jakarta, 02/1 (ANTARA) - Petugas gabungan telah sigap menangani banjir rob atau banjir pesisir yang merendam kawasan Tugu Arsa, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Jumat (02/1). Ketinggian air mencapai 15 sentimeter (cm) yang mengganggu aktivitas warga setempat.

Penanganan cepat ini dilakukan oleh 20 personel gabungan dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA), dan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat). Mereka berupaya menyedot genangan air menggunakan mesin pompa.

Peristiwa ini terjadi di tengah peringatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengenai potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan berlangsung selama sepekan. Peringatan tersebut berlaku mulai 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, mengimbau warga pesisir utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, menjelaskan bahwa ketinggian banjir rob mencapai 15 cm di area Tugu Arsa. Sebanyak 20 personel gabungan langsung diterjunkan untuk mengatasi genangan tersebut.

Genangan air yang merendam lokasi tersebut segera disedot menggunakan mesin pompa dan dialirkan langsung ke laut. Langkah ini diambil untuk memastikan air tidak berdiam terlalu lama dan cepat surut.

Pengerahan personel dilakukan setelah pihak kelurahan menerima laporan dari warga. Respons cepat ini bertujuan agar genangan tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah, penanganan berjalan lancar dan saat ini genangan di Tugu Arsa sudah berhasil ditangani. Kondisi aman dan terkendali,” ujar Muslim, menunjukkan keberhasilan upaya penanganan.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta. Peringatan ini berlaku selama sepekan, yakni dari 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026.

Warga yang tinggal di wilayah pesisir utara Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini terutama penting pada jam-jam pasang laut tertinggi yang dapat memicu terjadinya rob.

BPBD mencatat bahwa periode rawan rob diprediksi terjadi pada pagi hingga siang hari, sekitar pukul 06.00–12.00 WIB. Ini seiring dengan pasang maksimum air laut di wilayah pesisir yang dipengaruhi oleh fenomena fase bulan purnama dan perigee.

Masyarakat juga diminta untuk memantau informasi dan peringatan dini melalui kanal resmi BPBD DKI Jakarta serta memastikan sistem drainase di lingkungan sekitar berfungsi baik untuk meminimalkan genangan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi