Petugas Sita Rantai Sepeda Motor dalam Koper Calon Haji asal Sidoarjo

Senin, 29 Juli 2019 19:51 Reporter : Erwin Yohanes
Petugas Sita Rantai Sepeda Motor dalam Koper Calon Haji asal Sidoarjo petugas sita rantai sepeda motor yang dibawa calon jemaah haji. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Petugas Sekuriti Bandara Juanda dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyita rantai sepeda motor yang dibawa salah seorang jemaah calon haji asal Sidoarjo. Rantai sepeda motor ini disita petugas ketika jemaah dari kelompok terbang (Kloter) 68 tersebut hendak meninggalkan Asrama Haji Sukolilo Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Temuan barang-barang ini berawal saat ratusan Jemaah Calon Haji Kloter 68 asal Sidoarjo Jawa Timur menjalani pemeriksaan di Graha Ali Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Tidak hanya pemeriksaan badan, seluruh barang bawaan dan tas kabin jemaah diperiksa menggunakan mesin x ray atau mesin pemindai.

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sebuah rantai sepeda motor dan peralatan kelistrikan yang disembunyikan di antara tumpukan pakaian.

"Ya ternyata jemaah haji itu unik. Ternyata masih ada jemaah haji kita yang masih belum paham tentang barang bawaan, termasuk tadi ada jamaah yang membawa rantai sepeda motor dan obeng serta alat kelistrikan. Saya juga tidak tahu untuk apa semua itu," terang Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Jamal, Senin (29/07).

Belum diketahui secara pasti alasan jemaah membawa barang-barang tersebut. Namun karena dinilai membahayakan untuk penerbangan dan tidak memiliki kaitan dengan ibadah haji, petugas pun menyita barang-barang tersebut.

"Kita yang siap melayani di embarkasi ini harus selalu waspada dan sabar dalam menghadapi jamaah seperti ini," imbuh Jamal.

Selain menemukan rantai sepeda motor dan peralatan kelistrikan, dalam pemeriksaan barang bawaan milik Jemaah Calon Haji Kloter 68 asal Sidoarjo, juga ditemukan sejumlah alat swafoto atau tongkat narsis (Tongsis) serta beberapa botol cairan mandi, gunting, dan silet serta puluhan botol air minum yang melebihi batas serta ketentuan.

Sementara itu Kloter 68 asal Sidoarjo berjumlah 445 Jamaah Calon Haji ditambah 5 orang petugas pendamping. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Haji 2019
  2. Haji
  3. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini