Petugas dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur bergerak cepat mengevakuasi dua pohon tumbang yang terjadi pada Kamis (22/1) sore. Peristiwa ini terjadi setelah wilayah Jakarta diguyur hujan deras dan angin kencang sejak pagi hari. Evakuasi dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di area terdampak.
Kedua insiden pohon tumbang ini berlokasi di Pulo Gebang, Cakung, dan Jalan Raya Bogor, Rambutan, Ciracas. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian ini, meskipun salah satu pohon menimpa atap rumah warga. Tim evakuasi segera dikerahkan untuk membersihkan lokasi kejadian.
Menurut Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, penanganan ini melibatkan 12 personel Satgas Pertamanan. Mereka dilengkapi dengan berbagai peralatan untuk mempercepat proses pembersihan puing-puing pohon. Respons cepat petugas menunjukkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Advertisement
Advertisement
Salah satu kejadian pohon tumbang Jakarta Timur terjadi di wilayah RT 01/05 Pulo Gebang, Cakung. Pohon berjenis Kapuk dengan diameter sekitar 80 sentimeter dan tinggi 10 meter ini tumbang saat hujan deras. Lokasinya yang berada di pinggir kali turut memperparah kondisi.
Pohon Kapuk tersebut menimpa atap sebuah rumah warga yang sudah lama tidak berpenghuni. Meskipun demikian, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Kerugian material terbatas pada kerusakan atap rumah kosong tersebut.
Petugas segera melakukan pemotongan dan pemindahan batang pohon untuk membersihkan area. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan pohon di area padat penduduk. Kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan saat cuaca ekstrem.
Advertisement
Advertisement
Insiden kedua pohon tumbang Jakarta Timur terjadi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas. Kali ini, pohon jenis Flamboyan yang memiliki diameter lebih besar, sekitar 110 cm, dan tinggi lebih dari 10 meter menjadi penyebabnya. Pohon ini tumbang hingga menutupi seluruh badan jalan.
Tumbangnya pohon Flamboyan ini tentu saja mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Bogor. Petugas harus bekerja ekstra keras untuk memindahkan batang dan dahan pohon yang menghalangi jalan. Upaya cepat dilakukan agar jalur transportasi dapat segera berfungsi normal kembali.
Penanganan di lokasi ini memerlukan koordinasi yang baik dari tim Satgas Pertamanan. Mereka menggunakan peralatan khusus untuk memotong dan mengangkut sisa-sisa pohon. Kejadian ini menyoroti risiko pohon besar saat kondisi cuaca buruk.
Advertisement
Advertisement
Untuk menanggulangi dua kejadian pohon tumbang Jakarta Timur ini, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengerahkan total 12 personel Satgas Pertamanan. Tim ini dilengkapi dengan gergaji mesin dan alat berat lainnya yang diperlukan untuk evakuasi. Kesiapan petugas sangat krusial dalam situasi darurat.
Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta pada Kamis (22/1) tidak hanya menyebabkan pohon tumbang, tetapi juga genangan dan banjir di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 12.00 WIB, terdapat 143 RT dan 16 ruas jalan tergenang. Kondisi ini menunjukkan kerentanan kota terhadap cuaca ekstrem.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta melaporkan potensi bahaya seperti pohon rapuh atau genangan air yang tinggi. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mitigasi bencana.
Advertisement
Sumber: AntaraNews