Petani Setubuhi Anak di Bawah Umur, Warga yang Kesal Hakimi Pelaku

Senin, 23 November 2020 00:02 Reporter : Bachtiarudin Alam
Petani Setubuhi Anak di Bawah Umur, Warga yang Kesal Hakimi Pelaku ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang petani berinisial SA (56) mencabuli anak di bawah umur. Unit PPA Satuan Reskrim Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu mengungkap kasus ini.

"Dalam kasus ini kita telah mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku berinisial SA (56), warga Kabupaten RL," ujar Kasat Reskrim AKP Ahmad Musrin Muzni dalam keterangannya, Minggu (22/11).

Ahmad mengungkapkan kronologi persetubuhan yang dilakukan SA terjadi pada Senin (16/11), sekitar pukul 14.00 Wib. Di rumah orangtua korban di Kabupaten Rejang Lebong.

Berdasarkan pengakuan SA saat itu dirinya hendak menemui orangtua korban. Namun setibanya di rumah korban, pelaku hanya bertemu korban dan adiknya. Saat itu langsung muncul niat jahat pelaku yang langsung menarik korban ke kamar.

Aksi bejat SA yang dilancarkan kepada korban tidak mendapatkan perlawanan, lantaran korban yang masih di bawah umur mengalami keterbelakangan mental.

"Aksi persetubuhan ini terungkap setelah Selasa malam korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada sang ibu," jelasnya.

Saat korban menceritakan kepada ibunya, dia tidak mengenal siapa orang yang menyetubuhi dirinya. Namun korban hanya mengenal ciri-cirinya pelaku.

Kemudian usai diketahui cirinya, ada warga yang melihat pelaku datang ke rumah mereka, sontak warga langsung mengamankan SA yang tinggal tak jauh rumah orangtua korban. Pelaku juga sempat dihakimi warga karena kesal atas perbuatannya.

"SA ini didakwa melanggar pasal 76D junto Pasal 81 ayat (1) dan (2) UU nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkasnya. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini