Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pesan Wapres Ma'ruf Amin ke Kapolri Idham: Cegah Radikalisme dan Terorisme

Pesan Wapres Ma'ruf Amin ke Kapolri Idham: Cegah Radikalisme dan Terorisme Maruf Amin pake sarung. ©2019 Setwapres RI

Merdeka.com - Idham Azis resmi jadi Kapolri dan menyandang pangkat jenderal bintang empat setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/11). Wakil Presiden Ma'ruf Amin pun memberikan pesan untuk Idham agar tetap menjaga keamanan dan mencegah radikalisme.

"Saya kira penanggulangan keamanan ya, pencegahan radikalisme, penegakan hukum yang sifatnya itu penegakan hukum dan pencegahan terjadinya kemungkinan seperti terorisme, seperti tugas polri lah yang sekarang," kata Maruf di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jumat (1/11).

Terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ma'ruf yakin pengusutan kasus tersebut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi sehingga tidak bisa dilakukan tergesa-gesa.

"Ya tentu tetap masalah Novel itu kan tingkat kesulitannya tinggi. Sehingga tidak bisa secara cepat," ujarnya.

"Sehingga perlu terus digali. Jadi memang ternyata pelakunya sangat pintar sekali. Sehingga untuk bisa diselesaikan itu bisa lebih mudah. Tapi polisi komitmen untuk terus (melanjutkan)," ungkap Ma'ruf.

Sebelumnya Presiden Jokowi memberikan waktu tiga bulan kepada Polri untuk mengungkap kasus tersebut sejak Polri membentuk tim khusus pada Juli 2019 lalu.

Namun hingga masa kerja tim khusus selesai 31 Oktober kemarin, belum ada titik terang kasus Novel. Meskipun kepolisian mengklaim sudah ada perkembangan signifikan dalam kasus Novel.

"Saya sudah sampaikan kepada Kapolri yang baru, beri waktu sampai awal Desember," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11).

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP