Presiden Prabowo Subianto memberi petunjuk kepada pimpinan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara. Dia meminta agar setiap keputusan harus diambil secara hati-hati dan tak terburu-buru.
"Saya beri petunjuk kepada pimpinan Danantara, kalau perlu keputusan-keputusan itu diambil secara hati-hati dan kalau perlu tidak perlu terlalu cepat," kata Prabowo, saat sambutan Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3).
Sebab, aset yang ada di Danantara merupakan kekayaan anak dan cucu Indonesia yang harus dijaga dengan baik.
"Ini adalah kekayaan anak dan cucu kita harus dijaga dengan baik. Dan untuk itu saya minta pengawasan oversight, penilaian risiko sangan berlapis-lapis," ujar dia.
Kebijakan Danantara Perlu Diawasi dan Diaudit
Lebih lanjut, Prabowo juga meminta agar seluruh kebijakan Danantara diawasi dan bisa diaudit.
"Dan saya minta tokoh-tokoh masyarakat ikut mengawasi dan saya tegaskan bahwa setiap saat pekerjaan dan semua kebijakan Danantara ini harus bisa diaudit, harus bisa diawasi, harus bisa dipertanggungjawabkan setiap saat oleh siapapun yang menginginkan," ucapnya.
Namun, Prabowo menilai hadirnya Danantara merupakan terobosan yang sangat besar.
"Tapi ini saya kira adalah terobosan sangat besar dengan demikian saya yakin manajemen semua aset di bawah Danantara akan lebih baik karena kita akan pakai manajemen yang berstandar internasional, juga dengan bebarapa penasihat-penasihat tingkat internasional kita ingin belajar," imbuh Prabowo.