Pertina Targetkan Kembalikan Kejayaan Tinju Amatir Indonesia, Ellyas Pical Terharu Dukung Kepengurusan Baru

Kepengurusan baru Pertina di bawah Hillary Brigitta Lasut bertekad mengembalikan kejayaan Tinju Amatir Indonesia di kancah nasional dan internasional. Akankah target ini tercapai?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pertina Targetkan Kembalikan Kejayaan Tinju Amatir Indonesia, Ellyas Pical Terharu Dukung Kepengurusan Baru
Kepengurusan baru Pertina di bawah Hillary Brigitta Lasut bertekad mengembalikan kejayaan Tinju Amatir Indonesia di kancah nasional dan internasional. Akankah target ini tercapai? (Merdeka.com)

Kepengurusan baru Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) periode 2025-2029 telah resmi dilantik di Jakarta, menandai era baru bagi pengembangan olahraga adu jotos di Tanah Air. Di bawah kepemimpinan Hillary Brigitta Lasut, Pertina mengusung target ambisius untuk mengembalikan kejayaan Tinju Amatir Indonesia, baik di kancah nasional maupun internasional.

Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dalam dunia tinju, termasuk legenda tinju nasional Ellyas Pical dan Ketua Umum Komisi Tinju Indonesia (KTI) Anthon Sihombing. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap visi dan misi kepengurusan baru yang bertekad membawa perubahan positif.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi, Hillary Brigitta Lasut, yang juga anggota DPR RI, berkomitmen untuk memajukan Tinju Amatir Indonesia. Ia berharap seluruh pengurus dapat bekerja sama demi mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan, serta menjaring bibit-bibit petinju potensial di seluruh pelosok negeri.

Semangat Baru Pertina di Bawah Kepemimpinan Hillary Brigitta Lasut

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Hillary Brigitta Lasut, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan Tinju Amatir Indonesia. Dengan melibatkan sekitar 100 orang dari berbagai provinsi dalam kepengurusan baru, ia optimis dapat membawa perubahan signifikan dalam dunia tinju amatir nasional.

Dukungan terhadap kepengurusan baru ini sangat terasa, terutama dengan kehadiran legenda tinju nasional Ellyas Pical. Ellyas Pical bahkan terlihat menangis haru saat bertemu dengan para pengurus baru yang menghargai jasa-jasanya dan memberikan bantuan khusus sebagai bentuk apresiasi. Momen ini menjadi simbol kuat dukungan dari para senior terhadap generasi penerus.

Hillary Brigitta Lasut mengungkapkan kekagumannya terhadap Ellyas Pical, menyebutnya sebagai sumber inspirasi bagi dirinya dan seluruh pengurus Pertina. Semangat dari para legenda ini diharapkan dapat menular dan memotivasi seluruh elemen Pertina untuk bekerja keras demi kemajuan Tinju Amatir Indonesia.

Visi Hillary adalah menciptakan ekosistem tinju amatir yang lebih baik, mulai dari pembinaan atlet, pelatih, hingga penyelenggaraan kompetisi. Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, Indonesia dapat kembali melahirkan petinju-petinju berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

Dukungan KONI dan Pentingnya Kompetisi Berkelanjutan

Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan Pertina yang baru. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya memperbanyak kompetisi tinju, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ini krusial untuk menjaring dan mengembangkan bibit-bibit petinju potensial dari seluruh Indonesia.

Marciano Norman berharap PP Pertina dapat lebih sering mengadakan kompetisi yang terstruktur. Dengan demikian, diharapkan akan lahir lebih banyak petinju baru yang memiliki kualitas dan mampu bersaing, bahkan meraih prestasi gemilang di tingkat internasional. Kompetisi yang rutin dan berkualitas adalah kunci utama dalam mencetak atlet berprestasi.

Selain itu, KONI juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi atlet, pelatih, dan pengurus. Peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh lini organisasi Pertina dianggap vital untuk meningkatkan standar Tinju Amatir Indonesia secara keseluruhan. Pembinaan ini mencakup aspek teknis, fisik, mental, hingga manajerial.

Sinergi antara Pertina dan KONI diharapkan dapat menciptakan program-program yang efektif dan efisien dalam mengembangkan olahraga tinju. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, target untuk mengembalikan kejayaan Tinju Amatir Indonesia bukan lagi sekadar mimpi, melainkan tujuan yang realistis untuk dicapai bersama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi