Kreativitas dapat tumbuh dari setiap individu, salah satunya melalui kegiatan merajut. Aktivitas ini merupakan keterampilan tangan yang menuntut konsentrasi, ketelitian, kesabaran, serta kreativitas tinggi.
Tak hanya menghasilkan produk yang fungsional dan bernilai estetis, merajut juga memberi manfaat psikologis, sosial, hingga ekonomi. Kini, kegiatan tersebut tidak lagi sekadar menjadi pengisi waktu luang, tetapi telah berkembang sebagai bagian dari gaya hidup kreatif sekaligus peluang usaha yang menjanjikan.
Dikutip dari siaran pers Pendam Jaya, Rabu (8/4/2026), bakat merajut ini awalnya dimiliki oleh salah satu anggota Cabang X Rindam Jaya, yakni Ny May Karna. Dari keterampilannya tersebut, ibu-ibu lainnya kemudian mulai belajar merajut hingga akhirnya mampu membangun usaha bersama dengan brand Engs Craft.
Ketertarikan terhadap dunia rajut kerap berawal dari hal sederhana, seperti keinginan memanfaatkan waktu luang secara positif atau kecintaan terhadap produk hasil rajutan.
Advertisement
Proses Belajar hingga Bernilai Jual
Proses belajar merajut dapat dimulai secara otodidak melalui media sosial maupun video tutorial, lalu dilanjutkan dengan mengikuti kelas untuk memperdalam teknik dan pola. Seiring latihan yang terus dilakukan, hasil karya pun menjadi semakin rapi, variatif, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Rasa puas setelah menyelesaikan sebuah karya menjadi motivasi untuk terus berkembang.
Semangat itulah yang kemudian melatarbelakangi lahirnya Engs Craft. Berawal dari kecintaan terhadap dunia rajut, benang dan jarum perlahan berubah menjadi berbagai produk, seperti dompet, tas kecil, hingga hadiah bermakna untuk orang-orang terdekat.
Peluang usaha mulai terbuka dari unggahan sederhana melalui WhatsApp yang kemudian menarik minat rekan-rekan Persit untuk melakukan pemesanan. Dari sana, Engs Craft semakin berkembang hingga terlibat dalam pojok keterampilan dan bazar Persit.
Advertisement
Dukung Ekonomi Keluarga
Selain dilibatkan dalam berbagai kegiatan Persit, Engs Craft juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Uli Simanjuntak, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Jaya, Ibu Sandi Deddy Suryadi.
Dukungan tersebut menjadi dorongan besar bagi Engs Craft untuk terus mengembangkan usaha rajut agar mampu meningkatkan perekonomian keluarga.
Dari sebuah hobi, kini tumbuh sebuah UMKM yang tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga karena mampu menciptakan produk bernilai ekonomi.