Persis Solo Incar Kemenangan Derbi Mataram, Kado HUT ke-102 Laskar Sambernyawa

Persis Solo bertekad meraih kemenangan penting dalam Derbi Mataram melawan PSIM Yogyakarta sebagai kado ulang tahun ke-102 dan kembali ke jalur positif setelah serangkaian hasil buruk.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Persis Solo Incar Kemenangan Derbi Mataram, Kado HUT ke-102 Laskar Sambernyawa
Persis Solo bertekad meraih kemenangan penting dalam Derbi Mataram melawan PSIM Yogyakarta sebagai kado ulang tahun ke-102 dan kembali ke jalur positif setelah serangkaian hasil buruk. (AntaraNews)

Persis Solo mengincar kemenangan krusial saat menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga Derbi Mataram yang akan tersaji pada pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan sengit ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, pukul 19.00 WIB, di Stadion Manahan, Solo. Laga ini tidak hanya memperebutkan poin penting, tetapi juga sarat akan gengsi dan makna historis bagi kedua tim.

Target kemenangan ini memiliki motivasi ganda bagi Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo. Selain ingin mengakhiri rentetan hasil minor yang mendera tim, kemenangan juga diharapkan menjadi kado istimewa untuk perayaan ulang tahun klub yang ke-102. Seluruh elemen tim, mulai dari pemain hingga jajaran pelatih, menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk mewujudkan ambisi tersebut di hadapan publik sendiri.

Pemain bertahan Persis, Cleyton, mengungkapkan antusiasmenya menghadapi Derbi Mataram pertamanya. Ia menegaskan bahwa motivasi tim sangat besar untuk menampilkan performa terbaik dan mempersembahkan kemenangan sebagai hadiah ulang tahun klub. Kemenangan ini diharapkan mampu membangkitkan kembali kepercayaan diri tim dan mengembalikan Persis Solo ke jalur kemenangan.

Pemain bertahan Persis Solo, Cleyton, menyatakan bahwa Derbi Mataram ini merupakan yang pertama baginya dan ia merasakan motivasi yang sangat besar. Cleyton ingin menampilkan seluruh kemampuannya di lapangan demi meraih hasil maksimal. Ia menambahkan, "Ini adalah Derby pertama saya dan saya merasa mempunyai motivasi yang besar untuk menampilkan segalanya. Apalagi PERSIS akan berulang tahun besok (Sabtu), jadi penting untuk mempersembahkan hadiah ulang tahun ini."

Kemenangan dalam Derbi Mataram tidak hanya sekadar hadiah ulang tahun untuk tim Persis Solo, tetapi juga menjadi titik balik penting. Hasil positif ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri tim setelah melalui sembilan laga terakhir tanpa kemenangan. Tujuh dari pertandingan tersebut bahkan berakhir dengan kekalahan, menunjukkan betapa krusialnya laga ini bagi mentalitas para pemain.

Persis Solo hanya berhasil meraih kemenangan pada pekan pembuka musim ini, kala mereka menaklukkan Madura United dengan skor 2-1. Laju negatif tersebut membuat tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini terperosok ke zona degradasi, menempati peringkat ke-17 dengan koleksi lima poin. Posisi ini hanya unggul satu poin dari Semen Padang yang berada di dasar klasemen.

Caretaker Persis Solo, Tithan Suryata, memastikan bahwa tim telah mempersiapkan diri dengan sangat matang untuk menghadapi Derbi Mataram. Para pemain disebut memiliki kepercayaan diri yang kuat dan antusiasme tinggi untuk pertandingan melawan Laskar Mataram. Tithan menjelaskan, "Kami memiliki motivasi berbeda dan sangat antusias untuk pertandingan besok. Persiapan kita lebih keras untuk kemenangan di Derby Mataram ini."

Tithan juga menegaskan bahwa para pemain Persis Solo tetap fokus dan tidak kehilangan arah, meskipun tim baru saja ditinggal oleh pelatih kepala Peter de Roo. Para penggawa Laskar Sambernyawa bertekad untuk berjuang sekuat tenaga demi kembali ke jalur kemenangan. Mereka menunjukkan profesionalisme tinggi dan komitmen penuh untuk memberikan yang terbaik bagi klub dan para suporter.

Meskipun beberapa hasil pertandingan sebelumnya kurang memuaskan, Tithan Suryata menekankan bahwa para pemain tetap fokus untuk meraih kemenangan. Mereka kini berkonsentrasi penuh pada pertandingan Derbi Mataram yang sangat penting ini. "Dan untuk Derby Mataram ini, saya rasa warga Solo bagaimanapun harus tahu jika Mataram is Red," tutup Tithan, menyiratkan semangat juang timnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi