Pernah nyantri di Gontor, Nikita Mirzani sudah nakal saat di pondok

Minggu, 24 Januari 2016 13:15 Reporter : Imam Mubarok
Nikita Mirzani. ©kapanlagi.com

Merdeka.com - Artis kontroversi Nikita Mirzani ternyata pernah menjadi santri di Ponpes Gontor Putri Mantingan, Ngawi, Jawa Timur. Penjelasan tersebut disampaikan Prof Dr.KH Amal Fathullah Zarkasyi.

"Dia bukan alumni karena ndak tamat sekolahnya. Hanya beberapa bulan tidak kerasan namun akhirnya pulang. Kalau di sini istilahnya sebelum masuk pondok ada penataran selama 6 bulan," kata KH Amal Fathullah kepada merdeka.com.

"Sejak di pondok nakalnya memang ada. Kita ndak menutup-nutupi itu, kita harus obyektif," imbuhnya.

Ungkapan tentang kenakalan Nikita Mirzani juga dijelaskan oleh salah satu alumni Ponpes Gontor Putri Mantingan, Amalia. Menurutnya Nikita Mirzani dipaksa orang tuannya masuk ke Gontor Putri.

"Saya pernah melihat dia dulu. Dia berontak dan membuat masalah akhirnya dikeluarkan," jelasnya.

Setelah Nikita Mirzani, ada santri lain yang juga terkenal yakni Abu Bakar Baasyir pengasuh Pesantren Al-Mu'min di Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Alumni Gontor tahun 1959 ini banyak menjadi bahan pembicaraan karena dikait-kaitkan dengan kasus terorisme di Indonesia.

"Alumni itu bermacam-macam, Abu Bakar Basyir itu memang dari Gontor. Namun dia bukan representasi Gontor, Gontor ya Gontor, Abu Bakar ya Abu Bakar. Demikian juga dengan Nur Kholis Majid banyak orang bilang sekuler dan liberal, Nur Kholis ya Nur Kholis, Gontor ya Gontor, itu beda," kata Prof Dr.KH Amal Fathullah Zarkasyi yang juga putra KH Imam Zarkasyi salah satu tokoh Trimurti.

Ditambahkan Amal, kalau sudah alumni di masyarakat Gontor memang susah mengendalikan itu. Orang terserah saja menilai, dan itu yang penting mereka masih loyal semua ke Gontor.

Banyak pula tokoh penting di Indonesia yang pernah nyantri di Pondok Modern Darussalam Gontor saat di pesantren biasa saja dan tidak menonjol. Namun di kemudian hari mereka menjadi tokoh terpandang dan memiliki kedudukan Salah satunya Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Mantan Ketua Muhammadiyah Din Syamsuddin. "Pak Lukman dan Pak Din saat di pondok biasa biasa saja. Pak Nur Kholis Majid biasa saja," kata Prof KH Amal.

Ditambahkannya memang pak Din Syamsuddin memiliki keahlian di orasinya yang hebat. "Pak Din sejak di Gontor nampak namun pelajaran biasa saja. Nur Kholis Majid itu tidak menjadi ketua pelajar di Gontor, hanya bagian pengajaran di dalam OSIS nya. Pak Hidayat Nur Wakhid itu ngurusi Pramuka, bukan ketuanya dulu hanya memegang semacam. Apalagi Cak Nun (Emha Ainun Nadjib), itu belum tamat dia kelas 4 sudah pulang itu," jelasnya.

Hal senada tentang alumni Pondok Gontor yang saat ini menjadi menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin juga diungkapkan oleh H. Suroso Hadi, Kepala Desa Gontor Kecamatan Mlarak. Menurut Suroso tak ada yang menonjol saat nyantri. "Kebetulan saya adik kelasnya, tidak ada yang menonjol pada beliau, sama dengan yang lainn [war]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini