TNI Angkatan Darat kembali mengirimkan bantuan logistik dan sarana pendukung penanggulangan bencana ke wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Aceh. Kali ini, satu kapal tambahan diberangkatkan sehingga total kapal yang telah dikirim menjadi enam unit. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Pelabuhan Belawan, Medan, pada 5 Januari dan melanjutkan perjalanan ke Aceh pada 6 Januari.
Wakil Staf TNI Angkatan Darat, Muhammad Saleh Mustafa, mengatakan pengiriman ini merupakan bagian dari tindak lanjut perintah Presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat agar TNI AD fokus pada penanganan infrastruktur terdampak bencana, khususnya jembatan.
"Kami hari ini memberangkatkan kapal ke-6 untuk mendukung penanggulangan bencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Aceh. Ini adalah bentuk komitmen TNI AD dalam mempercepat pemulihan, terutama akses penghubung masyarakat," ujar Muhammad Saleh Mustafa.
Advertisement
Selain jembatan, kapal yang diberangkatkan juga membawa berbagai bantuan dari Kementerian PUPR dan Kementerian Pertahanan, seperti alat penjernih air, jembatan Aramco, serta hunian sementara (huntara) yang pembangunannya akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah setempat.
Saat ini, sebanyak 29.779 personel TNI telah tergelar di lokasi bencana, termasuk untuk mendukung sektor pengamanan. TNI AD juga menyatakan kesiapan untuk menambah personel jika diperintahkan pimpinan.
Terkait pengamanan malam Tahun Baru, TNI AD menyiapkan sekitar 10 satuan setingkat batalion yang akan bersinergi dengan Polri.
“Pada prinsipnya kami siap. Namun kami juga mengapresiasi sikap masyarakat yang memilih merayakan malam Tahun Baru secara sederhana, sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tutup Muhammad Saleh Mustafa.
Reporter Magang - Mochamad Aidil Akbar