Pergoki Suami Telpon Selingkuhan, IRT Malah Dipukuli hingga Memar Sekujur Badan

Sabtu, 28 November 2020 00:32 Reporter : Irwanto
Pergoki Suami Telpon Selingkuhan, IRT Malah Dipukuli hingga Memar Sekujur Badan Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tak terima mendapat perlakuan kasar, Fitria (31) mengadu ke kantor polisi. Dia berharap suaminya, Jun, ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelapor menyebut kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya terjadi di rumahnya di Jalan Demang, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, Rabu (25/11) siang. Ketika itu, dia memergoki terlapor sedang bermesraan dengan seorang wanita melalui sambungan telepon.

Ibu rumah tangga itu pun menegurnya karena tak terima diselingkuhi. Terlapor justru marah-marah dan main tangan.

Korban dipukul dengan tangan yang membuatnya mengalami luka memar di leher, tangan, pinggang, dan paha. Dia datang ke rumah sakit untuk berobat sekaligus diambil visum sebagai bukti laporan ke polisi.

Fitri mengaku sudah lama menduga suaminya memiliki selingkuhan karena sikapnya berubah drastis. Dia kerap berkata kasar dan main tangan.

"Kemarin saya pergoki lagi menelpon selingkuhannya, saya tegur malah marah-marah, habis itu saya dipukuli," ungkap Fitri saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (27/11).

Dia berharap polisi berlaku adil dengan memproses kasus ini dan selanjutnya memenjarakan suaminya. Dia sudah tak tahan dengan perlakuan kasar dari terlapor.

"Saya minta dia dipenjara, dihukum seberat-beratnya biar impas. Saya sakit dibuatnya," kata dia.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene mengatakan, laporan dimasukkan dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim akan memproses laporan yang diawali meminta keterangan dua orang saksi dan selanjutnya memanggil terlapor.

"Sedang diproses, pelapor sudah dimintai keterangan dan hasil visum masih ditunggu," ujarnya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. KDRT
  3. Penganiayaan
  4. Palembang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini