Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pergoki Anak Dicabuli di Dapur, Ayah di NTT Bogem Mentah Kakek Simeon

Pergoki Anak Dicabuli di Dapur, Ayah di NTT Bogem Mentah Kakek Simeon Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Lagi-lagi kasus pencabulan dengan korban anak dibawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Timur.

Kali ini korbannya adalah JF (9), siswi kelas III sebuah sekolah dasar di Desa Boti, Kecamatan Ki'E, Kabupaten Timor tengah Selatan. Ia dicabuli dan nyaris diperkosa SL, alias Simeon (50), yang juga warga Desa Boti.

Aksi tidak terpuji ini dilakukan pelaku di rumah korban di kompleks sekolah, Rabu (16/6) siang sekitar pukul 14.00 Wita.

Awalnya korban disuruh oleh ibu kandungnya Sarlina (29), yang merupakan seorang guru untuk mengambil pisau di dapur rumah mereka.

Saat korban berada dalam dapur, pelaku yang sementara mencabut rumput di samping dapur rumah korban, langsung masuk mengikuti korban. Pelaku langsung menutup mulut korban dengan tangan.

Setelah itu pelaku memegang kedua tangan korban dan mulai melancarkan aksi cabulnya.

Beruntung saat itu Simrianus (38), ayah korban masuk ke dapur dan kaget melihat anaknya dicabuli, bahkan hampir diperkosa pelaku.

Ayah korban langsung menampar dan memukul pelaku, sambil memanggil ibu kandung korban untuk melihat perlakuan pelaku terhadap korban, yang merupakan anak kandung mereka.

Pelaku pun sempat dihajar beberapa kerabat ayah korban, namun langsung diamankan warga lain dan kepala desa.

"Kita dapat informasi dari kepala desa Boti melalui telepon yang memberitahukan bahwa pelaku sudah diamankan sementara waktu di kantor Desa untuk menghindari amukan massa dari keluarga korban," ujar Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Mahdi Ibrahim, Kamis (17/6).

Ibu kandung korban langsung melaporkan kasus pencabulan tersebut ke Polsek Ki'E, sehingga anggota Polsek Ki'e dipimpin Kapolsek Iptu Sunaryo, mengamankan pelaku lalu diserahkan ke tim Buser Polres TTS untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Kita periksa saksi-saksi. Korban juga menjalani visum dan diperiksa penyidik unit PPA. Pelaku sudah kita tahan," tutup Mahdi Ibrahim.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP