Percakapan Telepon Prabowo dan Putra Mahkota MBS Soroti Banjir dan Persiapan Kampung Haji

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan MBS membuka pembicaraan dengan menyampaikan dukungan penuh serta belasungkawa.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Percakapan Telepon Prabowo dan Putra Mahkota MBS Soroti Banjir dan Persiapan Kampung Haji
<p>Presiden Prabowo Subianto disambut Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud (MBS) di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu, 2 Juli 2025. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)</p> (@ 2025 merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto menggelar percakapan melalui telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), pada Rabu malam, 10 Desember 2025, membahas isu-isu strategis kedua negara.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan MBS membuka pembicaraan dengan menyampaikan dukungan penuh serta belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.

MBS menegaskan bahwa solidaritas Arab Saudi akan selalu menyertai Indonesia sebagai negara sahabat.

"Indonesia adalah negara besar serta pemimpinnya adalah Presiden yang kuat dalam menghadap kondisi apa pun," Putra Mahkota MBS sebagaimana disampaikan dalam keterangan di Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (12/12).

Selain menyampaikan dukungan, Teddy menjelaskan bahwa percakapan telepon tersebut juga membahas kelanjutan rencana pembangunan perkampungan Haji yang dirancang untuk meningkatkan pelayanan bagi jemaah asal Indonesia.

Kedua pemimpin mendiskusikan sejumlah aspek krusial. Mulai dari penentuan lokasi, desain dan proses pembangunan, hingga fasilitas yang akan disiapkan demi memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi jamaah.

"Presiden Prabowo dan Putra Mahkota MBS membahas kelanjutan mengenai rencana pembangunan perkampungan Haji yang meliputi penentuan lokasi, proses pembangunan, serta fasilitas yang akan disiapkan, yang nantinya diperuntukkan bagi jamaah haji asal Indonesia," jelas Seskab Teddy.

Pembicaraan ini semakin menegaskan hubungan bilateral Indonesia–Arab Saudi yang terus berkembang, baik dalam konteks kemanusiaan, pembangunan, maupun layanan keagamaan.

Pemerintah Indonesia berharap kerja sama tersebut membawa manfaat konkret bagi masyarakat, khususnya jutaan jemaah haji Indonesia yang setiap tahun menjadi tamu Allah di Tanah Suci.

Rekomendasi