Perbaikan Jalan Daan Mogot Arah Jakarta Amblas Ditargetkan Rampung Pekan Depan
Merdeka.com - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memperbaiki jalan amblas di Jalan Daan Mogot, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Jalan amblas mencapai 2,5 meter dan lebih lebih dari 2 meter itu berlokasi di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) SDN Inpres Tanah Tinggi Jalan Daan Mogot, Tangerang.
Kepala Balai BBPJN Kementerian PUPR Hari Suko menjelaskan, perbaikan jalan amblas itu diperkirakan memakan waktu hingga satu minggu ke depan. Menurut dia, waktu dibutuhkan memperbaiki jalan nasional itu salah satunya melihat cuaca.
"Karena ini jalan nasional, perbaikan kita lakukan dengan baik. Kita melihat juga pada cuaca saat ini tapi ditargetkan ini bisa selesai pada pekan depan," kata Hari Suko di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Minggu (12/1).
Sejumlah pekerja dan alat berat terpantau diterjunkan memperbaiki jalan amblas tersebut. Menurut dia, jaringan bawah jalan itu banyak terdapat pipa terpasang dan harus segera direlokasi agar kendaraan berat bisa segera bekerja.
Hari melanjutkan, jaringan pipa itu milik PDAM, PLN, Gas dan kabel fiber optik dalam jaringan bawah jalan tersebut. Pihak Balai BBPJN Kementerian PUPR saat ini juga telah melakukan penanganan darurat dengan melakukan pembongkaran jalan.
"Cara penanganan konstruksinya secara permanen memang butuh waktu ya. Teman-teman dari KemenPUPR akan melakukan penanganan. kita terus berkoordinasi kok untuk perbaikan jalan tersebut," ungkap Hari.
Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Jalan Amblas Daan Mogot
Dinas Perhubungan Kota Tangerang, melakukan rekayasa lalu lintas di KM 22 Jalan Daan Mogot Tanah Tinggi, Kota Tangerang, yang saat ini dalam perbaikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menuturkan, rekayasa Lalu lintas yang akan diberlakukan di jalan itu dilakukan selama sepekan mengikuti perkiraan perbaikan dari Kementerian PUPR.
"Pengalihan arus kami mengikuti skema dari pekerjaan KemenPUPR. Paling lambat diperkirakan selama satu minggu, itu paling lama pekerjaan dari mereka. Jadi kita lakukan rekayasa lalu litas selama itu," kata Wahyudi Iskandar, Minggu (12/1).
Menurutnya, pengaturan arus lalu lintas di jalan yang sedang dalam pekerjaan perbaikan itu, untuk kemudahan pekerjaan perbaikan selain KemenPUPR juga membutuhkan satu median jalan dalam pelaksanaan perbaikan jalan amblas tersebut.
"Dilakukan untuk mempercepat progres pekerjaan terhadap jalan amblas ini. Selain itu, lalu lintas di sini kan memang selalu ramai karena merupakan jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Banten dengan DKI Jakarta jadi demi kelancaran semua," terang Wahyudi.
Dia menjelaskan, pengguna jalan terutama kendaraan kecil disarankan untuk melintasi alternatif jalan lain, seperti jalan Lio Baru, Jalan Agus Salim dan Jalan Suprapto.
"Jalan alternatif buat kendaraan kecil melalui Jalan Lio Baru, Jalan Agus Salim, dan Jalan Suprapto. Sementara kendaraan besar difokuskan melewati Jalan Lio Baru saja. Untuk arah menuju Jakarta dari Tangerang masih kami buka lalu lintasnya," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya