Penyelaman tim SAR untuk mencari pesawat Lion Air JT 610 dihentikan sejak pukul 17.20 WIB. Kepala kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman menyebut penyelaman dihentikan karena kendala penglihatan yang gelap. Namun proses pencarian di permukaan tetap diteruskan.
"Saat ini masih terus dilaksanakan tetapi penyelamannya saja kita setop karena visibility-nya. Kalau secara visual kapal dari Basarnas, TNI, Polri, dan perhubungan ini masih dialokasi, nonsetop 24 jam, harapan kami golden time-nya ini masih kita kejar," kata Hendra saat jumpa pers di Posko Basarnas, JICT II, Jakarta Utara, Kamis (29/10).
Tim penyelam kembali diterjunkan besok pagi. Mereka berjumlah 25 orang Dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dinaslambair) TNI AL.
"Besok dimulai, begitu data dari BMKG, kalau memang dari jam 6 pagi visibility-nya sudah bagus kita akan laksanakan," ucap Hendra.
Dia menambahkan, Basarnas belum bisa memprediksi apakah korban masih menyangkut di pesawat atau tidak. Namun dari pencarian beberapa bagian tubuh sudah mengapung.
"Kalau prediksi kalau korban ada yang sudah keluar ada yang sudah di dalam, karena dari sekian banyak ini, kalau di di luar secara visual sudah kita temukan, sambil menunggu bagian tubuh korbannya sendiri," tandasnya.