Penyeberangan Merak - Bakauheni ditutup karena cuaca buruk
Merdeka.com - Akibat cuaca buruk, seluruh dermaga yang melayani penyeberangan Merak - Bakauheni ditutup total. Langkah ini diambil untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat gelombang tinggi dan angin kencang.
Penutupan penyeberangan terhitung sejak pukul 17.45 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan sementara layanan tersebut merupakan keputusan Rapat koordinasi antara PT ASDP, Gapasdap, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Banten dan KSOP Merak.
"Kami memohon pengertian kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni, karena cuaca di Merak sangat ekstrem di mana tinggi sudah gelombang mencapai 5 meter dan kecepatan angin di atas 45 knot sehingga layanan ditutup sementara," kata Plt Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Intan Sugiharti.
Sementara itu, GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni mengatakan, PT ASDP sangat memprioritaskan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa yang akan menyeberang.
"Cuaca sangat ekstrem, jadi layanan terpaksa kami tutup sementara. Kepada seluruh penumpang yang sudah berada di lingkungan pelabuhan maupun yang masih dalam perjalanan diimbau bersabar. Kami akan menunggu sampai kondisi cuaca benar-benar aman bagi pelayaran," ujarnya.
PT ASDP juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, terkait dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem tersebut.
"Kami memohon pengertian dari pengguna jasa. Hal ini menyangkut keselamatan pelayaran. Lebih baik tidak berangkat daripada tidak pernah sampai sama sekali," kata Fahmi. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya