Penyebaran konten damai di dunia maya lawan propaganda terorisme

Kamis, 13 April 2017 17:10 Reporter : Didi Syafirdi
Penyebaran konten damai di dunia maya lawan propaganda terorisme Ilustrasi Teror Bom. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Suhardi Alius mengajak generasi muda melawan terorisme baik melalui dunia nyata maupun dunia maya. Menurutnya, saat ini dunia maya menjadi ajang penyebaran dan perekrutan anggota terorisme, terutama ISIS.

"Melalui dunia maya tidak ada filter lagi, semua bisa ditelan begitu saja dan itu bisa terjadi di mana-mana dan di sekitar kita," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (13/4).

Suhardi menuturkan generasi muda harus berperan aktif dalam menjegal berbagai konten yang disinyalir terindikasi dalam penyebaran terorisme dan radikalisme.

"Karena itu, peran adik-adik yang hari ini resmi telah menjadi duta damai dunia maya BNPT untuk melawan mereka dengan menyebarkan konten-konten damai di dunia maya," ujarnya.

Diakui Suhardi, tugas duta damai dunia maya ini tidaklah mudah dalam menghadapi penyebaran terorisme dan radikalisme. Namun ia meyakini generasi muda memiliki cara sendiri untuk menghadapi isu tersebut.

"Saya atas nama pemerintah dan negara mohon bantuan kepada adik-adik untuk terlibat aktif dalam melakukan kontra radikalisasi di dunia maya," katanya.

Lanjutnya, berdasarkan hasil survei terdapat sekitar 64 persen pengguna internet di Indonesia adalah generasi muda yang masih labil dan tengah mencari jati diri, sehingga mereka rentan terpengaruh oleh berbagai konten radikal yang disebar melalui internet.

"Harus bisa menyentuh masalah dan variabelnya dari hulu sampai hilir. Seperti persoalan kemiskinan dan kurangnya pendidikan bagi anak-anak, terutama keluarga teroris. Mereka jangan hanya diisi akhlaknya, tapi juga pengetahuan, sehingga tidak mudah terpapar paham radikal terorisme," kata dia.

Dia juga berharap dengan adanya pelatihan duta damai ini segala konten terorisme dan radikalisme yang menyasar kalangan muda dapat diantisipasi. "Mudah-mudahan kita bisa menyelamatkan bangsa ini dan menjadi NKRI dari ancaman terorisme," kata dia.

Suhardi menutup pelatihan Duta Damai Dunia Maya 2017 untuk wilayah Jawa Barat di Bandung, hari ini. Sebelumnya, BNPT menggelar pelatihan Duta Damai Dunia Maya dengan menghimpun 60 orang generasi muda yang bergerak di bidang IT, blogger/penulis dan program desain, di Kota Bandung pada 10-13 April 2017.

Dari pelatihan tersebut, menghasilkan lima website damai yaitu www.aku.dutadamai.id, www.bhinneka.dutadamai.id, www.saung.dutadamai.id, www.cahaya.dutadamai.id, dan www.hanjuang.dutadamai.id.

Kelima website itu akan bersinergi dengan website-website damai dari duta damai 2016 serta dengan Pusat Media Damai (PMD) BNPT dan diharapkan dapat menjadi penyeimbang sekaligus penangkal konten radikalisme dan terorisme. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini