Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penularan Covid-19 di Solo Tinggi, Wali Kota Nilai Masyarakat Masih Abai Prokes

Penularan Covid-19 di Solo Tinggi, Wali Kota Nilai Masyarakat Masih Abai Prokes Cuci tangan dan pengukuran suhu tubuh di Pasar Minggu. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menilai masyarakat masih abai terhadap protokol kesehatan. Terutama 3M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak.

Hal tersebutlah yang diyakininya menyebabkan makin tingginya penularan dan penyebaran Covid-19 di Kota Bengawan.

"Saya sebenarnya tidak kurang-kurang untuk melakukan pencegahan, tapi masyarakat masih abai tentang hal itu. 3M aja masih belum semua melakukan," ujar Rudy, Selasa (15/12).

Rudy meminta kepada masyarakat agar aturan 3M tidak hanya dilakukan di luar rumah namun juga diterapkan di dalam keluarga. Namun ia menyadari hal tersebut sulit di pantau pelaksanaannya. Apalagi menyangkut urusan keluarga.

Guna memutus rantai penularan, lanjut Rudi, pemerintah kota Solo terus menggencarkan tracing. Dalam seminggu kemarin misalnya, ada 574 orang yang dilakukan suap tes. Bahkan sebelumnya mencapai 800 lebih dalam sepekan.

"Tracing kita tetap kencang, sehingga 574 seminggu itu kita lakukan," katanya.

Sementara itu berdasarkan data terakhir Satgas Covid-19 Kota Solo, hingga Selasa (15/12) sore, akumulasi jumlah pasien terkonfirmasi mencapai 3.509 kasus. Dari jumlah tersebut 1.039 diantaranya menjalani isolasi mandiri, 169 orang dirawat di rumah sakit dan 176 lainnya meninggal dunia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP