Penting Mendengar Masukan Publik Tentang Rekam Jejak Capim KPK

Kamis, 5 September 2019 13:18 Reporter : Moh. Kadafi
Penting Mendengar Masukan Publik Tentang Rekam Jejak Capim KPK Koalisi Masyarakat Sipil Minta Jokowi Coret Capim KPK Bermasalah. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Wakil DPR Fadli Zon meminta pemerintah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terkait 10 nama Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Masukan dari masyarakat penting dipertimbangkan.

"Karena (kita) membutuhkan figur-figur yang baik," kata saat ditemui di acara The 3rd World Parliamentary Forum On Sustainable Development (WPFSD) yang bertempat di Hotel Patra Jasa, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (5/9).

Menurut Fadli, masukan dan penilaian dari publik bisa dipandang sebagai salah satu fungsi kontrol terhadap figur-figur yang nantinya akan memimpin lembaga antirasuah.

Dari 10 orang capim KPK, Fadli mengaku hanya mengenal beberapa saja. Dia meminta publik ikut memberi masukan terkait rekam jejak para capim sehingga DPR bisa menilai integritasnya.

"Iya terutama (track record) mereka yang bergiat di bidang-bidang terkait. Terutama dari kalangan civil society, institusi-institusi tempat mereka berkiprah sebelumnya atau kalau dia dari NGO atau dari dunia akademisi," jelasnya.

Wakil Ketua Umum Gerindra ini masyarakat menginginkan pimpinan KPK yang teruji integritasnya. Sehingga tak diragukan dalam menjalankan tugas pencegahan dan pemberantasan korupsi.

"Jadi kita memang memerlukan orang-orang yang memang punya integritas, kapasitas, kapabilitas," ungkapnya.

Fadli berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu menilai para Capim KPK yang punya integritas tinggi.

"Presiden tentu mempunyai hak menilai juga. Bukan hanya numpang lewat kan, kita berharap Presiden bisa menimbang dan menilai begitu," harap Fadli.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Siapa Layak Pimpin KPK? Klik disini [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini