Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penjelasan lengkap Kombes Krishna soal isu aniaya wanita

Penjelasan lengkap Kombes Krishna soal isu aniaya wanita Kombes Krishna Murti. ©2016 Merdeka.com/Facebook Kombes Krishna Murti

Merdeka.com - Sejak kemarin, jagad media sosial ramai memperbincangkan sebuah foto wanita yang wajahnya dibalut perban. Wanita itu disebut-sebut dianiaya seorang perwira polisi yang menjabat di Lampung.

Foto viral itu kemudian dikaitkan ke Kombes Krishna Murti. Krishna sebelum menjadi Wakapolda Lampung menjabat sebagai Dirreskrimum Mapolda Metro Jaya.

Divisi Mabes Polri mengaku sudah mengetahui isu penganiayaan yang dilakukan seorang perwira Polri. Saat ini, kebenaran kabar tersebut sedang diselidiki.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Divisi Propam untuk kebenaran fakta tersebut," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar.

Boy mengaku belum mengetahui identitas wanita tersebut. "Itu bagian penyelidikan, tidak bisa dirinci," tuturnya.

Tak mau foto tersebut menjadi bola liar, kepada merdeka.com Krishna meluruskan kabar tersebut.

"Awalnya saya enggak tahu ada berita itu, tapi tiba-tiba itu viral di media sosial, saya enggak tahu berita apa, tapi tiba-tiba saya kenapa dikaitkan," kata Krishna saat dihubungi, Kamis (16/9).

Berikut tanya jawab dengan Krishna:

Seperti apa awal mula cerita foto itu ramai di media?

Saya enggak tahu berita apa, tapi tiba-tiba saya kenapa dikaitkan. Supaya jelas, maka saya serahkan ke Propam Mabes Polri untuk menyelidiki. Tidak ada yang melaporkan saya, karena saya yakin kalau saya tidak melakukan itu.

Tapi kenal sama wanita itu?

Kalau perempuannya yang beredar Instagram, foto sama saya itu, saya tahu. Dia pernah foto sama saya di ruangan, tapi kalau foto (perempuan) dianiaya yang katanya saya melakukan dan dia korbannya, itu saya enggak tahu, engga kenal. Tapi saya percaya kalau foto (wanita dianiaya) itu bukan rekayasa, tapi bukan (yang dikenal), kan banyak orang. Kalau foto sama dia (yang di Instagram), itu kan kesannya berdua di ruangan saya, nah jadi itu foto enggak berdua, lagi banyak orang di kantor kaya biasa, itu pas lagi rapat. Nah dia minta selfie kaya biasa lah pada minta selfie. Kamu kan tahu lah dulu gimana saya.

Lagian saya sudah cek langsung dari Lampung, saya tanya ke dia (wanita di Instagram) soal kejadian itu, dia bilang enggak ada penganiayaan, enggak benar beritanya.

Yang di Instagram itu foto kapan pak?

Foto lama, itu udah lama

Katanya istri siri?

Hahahaha...ya engga lah, ada ada saja. Biasa saja minta selfie, kan banyak yang mau selfie.

Kabarnya ada yang diperiksa Propam?

Nah itu dia enggak laporan, dia hanya ditanya karena gara-gara itu nama dia disangkutin, saya minta diselidiki biar ada penjelasan. Saya lihat terakhir di berita, terus saya tanya dia, bukan penganiayaan dia bilang baik-baik saja. Makanya dia juga enggak tahu. Makanya semua diselidiki biar nanti semua terang. Intinya saya enggak tahu cerita, intinya saya tahu itu saja, di kantor banyak yang tahu.

Respons keluarga gimana ada kabar seperti ini?

Ini kan risiko sebagai polisi salah satunya ini, keluarga saya sempat terpukul. Awalnya mereka mengira benar terjadi, tetapi setelah dijelaskan ya akhirnya mereka ngerti. Mereka paham lah kerja saya, dan enggak mungkin saya begitu. Intinya saya menegaskan bahwa saya enggak pernah melakukan hal itu.

(mdk/lia)
ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
image Rekomendasi
Peneliti Dibikin Bingung, Mayat Pria Ini Tiba-Tiba Berubah Jadi Mumi Hanya dalam 16 Hari

Peneliti Dibikin Bingung, Mayat Pria Ini Tiba-Tiba Berubah Jadi Mumi Hanya dalam 16 Hari

Mumifikasi alami adalah proses yang memerlukan waktu dan biasanya memakan waktu beberapa minggu hingga 6-12 bulan.

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Ilmuwan Temukan 1.700 Lempengan Kuno Berisi Kalimat Kutukan yang Mirip dengan Kitab Wahyu, Begini Bunyinya

Ilmuwan Temukan 1.700 Lempengan Kuno Berisi Kalimat Kutukan yang Mirip dengan Kitab Wahyu, Begini Bunyinya

Temuan ini merupakan hasil proyek penelitian Universitas Johannes Gutenbreg Mainz (JGU) di Jerman.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pipa di Petamburan 4 Bocor, Suplai Air PAM ke 41 Wilayah Terganggu

Pipa di Petamburan 4 Bocor, Suplai Air PAM ke 41 Wilayah Terganggu

PAM Jaya bakal mengirimkan air bersih dengan menggunakan truk tangki yang akan dibagikan secara gratis ke wilayah terdampak.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kasus Korupsi Pembangunan Gereja Kingmi Mile 32, KPK Tetapkan 4 Tersangka Baru

Kasus Korupsi Pembangunan Gereja Kingmi Mile 32, KPK Tetapkan 4 Tersangka Baru

Keempat tersangka baru ini langsung ditahan di Rutan KPK.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ayah Siswi SD Korban Colok Mata di Gresik Diintimidasi Pejabat, Dipaksa Minta Maaf karena Buat Gaduh

Ayah Siswi SD Korban Colok Mata di Gresik Diintimidasi Pejabat, Dipaksa Minta Maaf karena Buat Gaduh

Sang pejabat bahkan sudah membuatkan draf susunan kalimat yang diminta untuk dibacakan di hadapan awak media.

Baca Selengkapnya icon-hand
Demo Ganti Rugi Lahan Tambah Emas Ricuh, Tujuh Polisi Terluka

Demo Ganti Rugi Lahan Tambah Emas Ricuh, Tujuh Polisi Terluka

Selain melakukan penganiayaan terhadap polisi, massa juga merusak sejumlah fasilitas publik.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ini Hasil Pemeriksaan Medis Mata Siswi SD Dicolok Tusuk Bakso di Gresik

Ini Hasil Pemeriksaan Medis Mata Siswi SD Dicolok Tusuk Bakso di Gresik

Ia lantas menjelaskan dari kaca mata medis macam penyebab penurunan fungsi penglihatan ini.

Baca Selengkapnya icon-hand
Dirut PAM Jaya Ungkap Penyebab Krisis Air Bersih di Wilayah Jakarta

Dirut PAM Jaya Ungkap Penyebab Krisis Air Bersih di Wilayah Jakarta

Sejumlah wilayah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara bakal berkurang suplai air bersihnya

Baca Selengkapnya icon-hand
Trauma Berat, Bocah Dianiaya Ayah Kandung di Bekasi Dibawa ke Rumah Aman

Trauma Berat, Bocah Dianiaya Ayah Kandung di Bekasi Dibawa ke Rumah Aman

Komisi Perlindungan Anak Daerah mendampingi korban untuk melakukan visum di RSUD Kota Bekasi.

Baca Selengkapnya icon-hand
Musim Kemarau, Terungkap Ini Para 'Penghuni' Dasar Sungai Ciliwung

Musim Kemarau, Terungkap Ini Para 'Penghuni' Dasar Sungai Ciliwung

Saat musim kemarau tinggi muka air di bagian Pintu Air Manggarai, mengalami penurunan.

Baca Selengkapnya icon-hand
156 Bangunan Liar di Gang Royal Terindikasi Prostitusi Dibongkar Tanpa Relokasi

156 Bangunan Liar di Gang Royal Terindikasi Prostitusi Dibongkar Tanpa Relokasi

Penertiban dilakukan karena banyaknya bangunan di kawasan tersebut yang tidak memiliki izin

Baca Selengkapnya icon-hand
Ramai Dipuji, Kafe Terbaru nan Unik di Jakarta ini Pekerjakan Para Lansia untuk Layani Pengunjung

Ramai Dipuji, Kafe Terbaru nan Unik di Jakarta ini Pekerjakan Para Lansia untuk Layani Pengunjung

Di Jakarta hadir sebuah kafe unik. Hampir seluruh karyawan yang bertugas sebagai pelayan adalah para lansia. Tak ayal jika tempat ini menuai ragam pujian.

Baca Selengkapnya icon-hand