Penjelasan Bandara SMB II Palembang Soal Penumpang Batik Air Berseragam Pramugari Lolos dari Pemeriksaan

Penumpang itu diamankan petugas Aviation Security (Avsec) saat tiba di Terminal II Bandara Soekarno-Hatta.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Penjelasan Bandara SMB II Palembang Soal Penumpang Batik Air Berseragam Pramugari Lolos dari Pemeriksaan
Penjelasan Bandara SMB II Palembang Soal Penumpang Batik Air Berseragam Pramugari Lolos dari Pemeriksaan (Merdeka.com)

Seorang wanita muda, KN (23), nekat mengenakan seragam pramugari saat menumpangi Batik Air rute Palembang-Jakarta. Dia diamankan petugas Aviation Security (Avsec) saat tiba di Terminal II Bandara Soekarno-Hatta.

Menanggapi kejadian itu, General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Ahmad Syaugi Shahab menyebut pihak Bandara SMB II Palembang menjalankan pemeriksaan sesuai SOP terhadap semua penumpang, termasuk KN. KN sendiri merupakan penumpang Batik Air nomor penerbangan ID 7058 rute Palembang-Jakarta pada Selasa (6/1).

"Kami pastikan bahwa seluruh proses pelayanan dan keamanan telah dilaksanakan oleh petugas sesuai dengan SOP yang berlaku," ungkap Ahmad Syaugi Shahab, Kamis (8/1).

Prosedur Pemeriksaan

Syaugi menjelaskan, KN berangkat melewati jalur pemeriksaan penumpang seperti biasanya. Keberangkatan KN diproses seperti halnya penumpang pesawat yakni melalui jalur pemeriksaan keamanan penumpang (Security Check Point/SCP).

"Pada titik SCP tersebut personel Aviation Security melakukan pemeriksaan keamanan mencakup pemeriksaan boarding pass yang dikeluarkan maskapai penerbangan untuk naik pesawat serta pemeriksaan orang dan barang bawaan," kata Syaugi.

Boarding Pass Penumpang

Saat berada di Bandara SMB II Palembang, Syaugi mengaku tidak ada hal mencurigakan dari KN. Dari pemeriksaan dilakukan pihak bandara, diketahui KN memiliki boarding pass yang sah dan tidak membawa barang yang dilarang naik ke pesawat.

"Kejadian ini telah diinvestigasi dan ditangani secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan operasional, dengan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak airline secara langsung," kata Syaugi.

Rekomendasi