Advertisement
Peningkatan Barang Bukti Narkoba Madiun Kota di Tahun 2025, Polres Madiun Kota Ungkap Puluhan Kasus
Kepala Kepolisian Resor Madiun Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Wiwin Junianto Supriadi, menyatakan adanya peningkatan signifikan jumlah barang bukti kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil disita selama tahun 2025. Peningkatan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Madiun Kota.
Pernyataan tersebut disampaikan Wiwin dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 yang diselenggarakan di Markas Polres Madiun Kota, Jawa Timur, pada hari Senin. Data yang dirilis menyoroti keberhasilan Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun Kota dalam mengungkap berbagai kasus.
Sepanjang tahun 2025, Polres Madiun Kota berhasil mengungkap 45 kasus narkoba, dengan total 65 tersangka yang berperan sebagai pengedar dan pemakai. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika.
Advertisement
Advertisement
Data Peningkatan Barang Bukti Narkoba Madiun yang Signifikan
Data yang dirilis oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun Kota menunjukkan peningkatan barang bukti narkoba Madiun yang mencolok dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, aparat berhasil menyita ganja seberat 1.022 gram, sabu-sabu 1.397 gram, dan pil ekstasi sebanyak 246 butir.
Selain itu, obat keras berbahaya atau kosmetik juga disita dalam jumlah besar, mencapai 24.704 butir. Angka-angka ini jauh melampaui sitaan pada tahun 2024, yang hanya mencatat 27 gram ganja, 406 gram sabu-sabu, 25 butir pil ekstasi, dan 620 butir obat keras berbahaya dari 49 perkara.
Peningkatan jumlah barang bukti ini mengindikasikan adanya aktivitas peredaran narkoba yang lebih intensif atau peningkatan efektivitas penindakan oleh pihak kepolisian. Meskipun demikian, AKBP Wiwin menegaskan bahwa Kota Madiun bukanlah pusat peredaran narkoba, melainkan lebih sering menjadi jalur transit.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Polres Madiun Kota dan Kolaborasi Pemberantasan Narkoba
Polres Madiun Kota menyatakan komitmen kuat untuk terus membasmi peredaran narkoba demi menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika. Upaya ini difokuskan pada pencegahan dan penindakan terhadap para pengedar serta pemakai yang tertangkap.
Untuk mengoptimalkan pemberantasan narkoba, Polres Madiun Kota juga aktif menggandeng berbagai lembaga terkait. Kolaborasi ini melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur.
Kerja sama lintas instansi ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari ancaman narkoba. Sinergi antara kepolisian dan lembaga lain diharapkan mampu mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika di Madiun dan sekitarnya.
Advertisement
Advertisement
Penurunan Kasus Kriminal Umum di Madiun Kota
Berbeda dengan peningkatan barang bukti narkoba Madiun, penanganan kasus kriminal umum oleh Polres Madiun Kota justru menunjukkan tren penurunan sepanjang tahun 2025. Data mencatat adanya 135 laporan kejadian kriminal yang diterima, dengan 137 kasus berhasil diselesaikan, termasuk dua kasus sisa dari tahun 2024.
Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun 2024, di mana Polres Madiun Kota menerima 181 laporan kasus dan berhasil menyelesaikan 165 kasus. Kasus kriminal umum yang paling banyak ditangani pada tahun 2025 adalah penipuan dengan 16 perkara, diikuti oleh pencurian kendaraan bermotor dengan 15 perkara.
Selain itu, pencurian dengan pemberatan dan penganiayaan masing-masing tercatat sembilan perkara yang telah diselesaikan. AKBP Wiwin menyoroti bahwa kasus penipuan daring mendominasi, sehingga pihaknya sangat intensif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Advertisement
Upaya pencegahan dilakukan melalui kegiatan poskamling dan kunjungan ke sekolah-sekolah, dengan imbauan agar masyarakat tidak mudah percaya pada pesan-pesan yang menjanjikan hadiah. Kasus kriminal lainnya meliputi penggelapan, pencurian biasa, ITE, pemerasan, percobaan pembunuhan, pengeroyokan, perlindungan anak, KDRT, dan perjudian.
Sumber: AntaraNews