Pengunjung Tahanan Selundupkan Sabu ke Dalam Perut Ikan Pepes Mujair

Sabtu, 20 Februari 2021 03:03 Reporter : Erwin Yohanes
Pengunjung Tahanan Selundupkan Sabu ke Dalam Perut Ikan Pepes Mujair Pengunjung tahanan Rutan Medaeng selundupkan Sabu. ©2021 Merdeka.com/erwin yohanes

Merdeka.com - Berbagai upaya dilakukan untuk bisa mendapatkan narkotika, meski di dalam penjara. Seperti terjadi di Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, narkotika jenis sabu diselundupkan di dalam perut ikan.

Seorang pengunjung berinisial HA, ketahuan menyelundupkan barang diduga narkotika jenis sabu. Barang tersebut, diketahui ditanam ke dalam perut ikan mujair.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian terjadi pada Jumat (19/2) pagi. Saat itu, HA diketahui memanfaatkan layanan penitipan barang drive thru. Pria yang berdomisili di Surabaya itu diminta menunggu sampai barang selesai diperiksa petugas.

Dalam kasus ini, HA mengaku sebagai keponakan HBR, seorang tahanan kasus penyalahgunaan narkotika.

"Saat itu, HA menitipkan makanan dan obat-obatan untuk tahanan kami bernama HBR," ujar Kepala Pengamanan Rutan Medaeng Deri Prihandoko.

Sesuai SOP yang berlaku, petugas rutan yang melayani penitipan barang memindahkan barang yang dititipkan ke kantong plastik transparan. Petugas melakukan penggeledahan makanan yang dititipkan. Yaitu tujuh ekor ikan pepes mujair.

Petugas yang saat itu berada di tempat pelayanan drive thru, langsung memeriksa makanan tersebut. Pria jebolan AKIP Angkatan 42 ini pun turun tangan sendiri menggeledah setiap ikan mujair yang ada.

"HA ini menunjukkan gelagat yang mencurigakan saat kami memindahkan makanan ke dalam plastik, kami langsung ambil tindakan," lanjut Deri.

Kecurigaan para petugas terbukti. Saat membuka perut ikan pertama, terdapat serbuk kristal putih yang dibungkus kertas. Kertas tersebut dipilin sehingga mirip rokok lintingan. Nah, di dalamnya terdapat serbuk kristal putih yang dibungkus plastik klip. Hal yang sama juga ditemukan saat petugas membedah ikan-ikan selanjutnya.

"Barang bukti belum ditimbang, tapi ada tujuh paket diduga sabu, enam dibungkus kertas, satu paket dibungkus plastik klip," sambung Kepala Rutan Medaeng Wahyu Hendrajati.

Mengetahui hal tersebut, pihaknya lantas menghubungi pihak kepolisian untuk tindak lanjut. Barang bukti dan tersangka pun sudah diserahkan kepada Polsek Waru.

"Saat ini kami sedang melakukan interogasi dan mengamankan HBR di sel isolasi," tutup Hendrajati.

Sementara itu, atas prestasi jajarannya itu, Kakanwil Kumham Jatim Krismono memberikan apresiasi. Apalagi, ini adalah upaya penggagalan kedua yang dilakukan jajaran Rutan Medaeng. "Ini menunjukkan komitmen yang kuat dari jajaran kami untuk turut aktif melakukan pemberantasan narkotika," puji Krismono. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini