Penggeledahan Berlanjut, 2 Pemuda Diamankan Terkait Bom Mapolrestabes Medan

Jumat, 15 November 2019 17:47 Reporter : Yan Muhardiansyah
Penggeledahan Berlanjut, 2 Pemuda Diamankan Terkait Bom Mapolrestabes Medan 2 Pemuda Diamankan Terkait Bom Mapolrestabes Medan. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Tim gabungan terus mengembangkan penyelidikan terkait peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11) pagi. Mereka menggeledah satu lokasi di Jalan Tambak Lingkungan 20, Kelurahan Canang Kering, Kecamatan Medan Belawan, Jumat (15/11).

Berdasarkan informasi dihimpun, penggeledahan di lokasi ini dilakukan sejak Kamis (14/11) malam. Petugas dikabarkan mengamankan 2 orang yang disebut-sebut sebagai teman terduga pelaku bom bunuh diri, Rabbial Muslim Nasution alias Dedek (24).

Petugas gabungan didukung 2 unit kendaraan taktis Gegana dari Brimob Polda Sumut diterjunkan dalam penggeledahan itu. Kedatangan mereka menghebohkan warga.

Petugas tampak memasang garis polisi di rumah bercat pink putih. Petugas masih menyisir lokasi dan masih melakukan penggeledahan di sana.

1 dari 1 halaman

2 Pemuda Diamankan dari Rumah Kepala Lingkungan

Seorang warga Kelurahan Canang Kering, RUD (52) mengaku dua anaknya dibawa polisi untuk diperiksa terkait kasus dugaan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Kedua anaknya, AR (28) dan FD (23) dibawa dari rumah kepala Lingkungan setempat, Kamis (14/11).

RUD mengaku sangat terpukul dan sedih dengan kejadian ini. Apalagi anaknya yang lain, A (21) masih dicari petugas. Saya sangat sedih melihat anak-anak kok seperti ini, ucap RUD, Jumat (15/11).

RUD mengakui anaknya memang sering berada di gubuk yang diduga menjadi tempat perakitan bom. Bahkan mereka biasa pun menginap di tempat yang dibuat untuk menjaga tambak. Sewaktu kejadian bom pun, orang itu kumpul di situ bertiga," ujarnya.

Pria ini mengaku mengenal Rabbial Muslim Nasution alias Dedek (24), terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes, Medan, Rabu (13/11). Yang mengenalkan adalah anak-anaknya.

Dia pun sudah menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada kepolisian. Mereka bahkan diserahkan kepada kepala lingkungan (kepling) setempat. "Anak saya memang tidak saya kasih lari. Sempat saya tanya kok bisa kayak gini kalian. Kan bapak suruh ngaji bagus-bagus. Saya bilang kalian harus bertanggung jawab, karena sampai kapan pun kalian lari pasti akan dicari terus. Anak saya diamankan di rumah Kepling," tutur Rudi. [lia]

Baca juga:
Pegawai Krakatau Steel Terduga Teroris Dikenal Terbuka Kepada Warga
Pegawai Krakatau Steel Terduga Teroris Mantan Ketua RT di Lingkungannya
Bos Krakatau Steel Dukung Pencegahan dan Pemberantasan Terorisme
Pegawai BUMN Terlibat Terorisme, DPR Minta Khutbah di Masjid BUMN Diperhatikan
Erick Thohir: Staf Krakatau Steel akan Dikeluarkan Jika Terbukti Terlibat Teror
PT Krakatau Steel Sebut Satu Terduga Teroris Diamankan Posisi Supervisor

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini