Pengajuan PSBB di Jabar Terkendala Lambannya Laporan Data Rapid Test

Senin, 6 April 2020 17:38 Reporter : Aksara Bebey
Pengajuan PSBB di Jabar Terkendala Lambannya Laporan Data Rapid Test Gubernur Jabar Ridwan Kamil. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepala daerah di tingkat Kabupaten Kota segera menyerahkan data rapid test virus corona (Covid-19). Data tersebut diperlukan secepatnya untuk menentukan langkah strategis corona, penanganan sekaligus dasar argumentasi pengajuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mendistribusikan lebih dari 60 ribu test kit rapid test ke-27 kabupaten kota. Namun sejauh ini baru masuk sekira 18 ribu data hasil rapid test.

"Ke manakah yang 50 ribuannya kan. ini harus segera ditindaklanjuti. Saya imbau kepala daerah untuk mengecek ke dinas kesehatan masing-masing untuk melaporkan secepatnya," kata dia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (6/4).

Menurut Ridwan Kamil, langkah penanganan virus di wilayah Jawa Barat harus berbasis data. Ini juga yang akan menjadi dasar dia mengajukan PSBB untuk beberapa wilayah kepada pemerintah pusat.

"Semakin cepat data masuk, semakin mudah kita memetakan. kan dengan keberhasilan kita melakukan rapid tes masif, kita menemukan pola baru. Di antaranya virus ini beredar di sekolah berasrama yang dikelola oleh lembaga kenegaraan," ia melanjutkan.

Rencananya, dia ingin mengajukan PSBB di wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi DKI Jakarta. Semua penanganannya akan beriringan dengan langkah yang diambil oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"PSBB itu akan kita exercise berdasarkan data yang kita terima. jadi kalau datanya makin tidak lengkap, kita susah memberikan argumentasi PSBB kepada pemerintah pusat," imbuhnya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini