Pengacara Bharada E: Keluarga Syok, Bapaknya Sopir Truk di Manado

Jumat, 5 Agustus 2022 12:06 Reporter : Bachtiarudin Alam
Pengacara Bharada E: Keluarga Syok, Bapaknya Sopir Truk di Manado Bharada E Usai Menjalani Pemeriksaaan Komnas HAM. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Polisi telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka atas kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Kabar penetapan tersangka sudah sampai ke telinga keluarga Bharada E.

Kuasa Hukum Bharada E, Andreas Nahol Silitonga selalu berkomunikasi dengan pihak keluarga. Dia mengabarkan setiap perkembangan penanganan kasus yang melibatkan Bharada E.

"Mereka dalam keadaan syok. Katakanlah dia (Bharada E) benar karena membela diri, atas perbuatan itu malah dipenjara. Kan miris juga. Terlepas apa yang terjadi sebenarnya, kalau bener ini pembelaan diri, sakit lho keluarga," ujar Andreas kepada merdeka.com, Jumat (5/8).

Dia menuturkan, setiap keluarga pasti akan terpukul jika ada anggota keluarganya bermasalah hukum. Apalagi Bharada E berasal dari keluarga biasa. Andreas pun menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa pada keluarga Brigadir J.

"Sekuat-kuatnya, ini keluarga biasa. Bapaknya sopir truk di Manado. Ibunya cuma ibu rumah tangga. Kita juga prihatin pada keluarga Brigadir J. Bharada E juga punya keluarga."

2 dari 2 halaman

Andreas mengatakan, keluarga Bharada E selalu menanyakan kabar anaknya. "Mereka tanya kabar anak saya bagaimana. Saya bilang baik-baik saja. Saya juga bilang kalau saya doakan bapak ibu sehat dan kuat menjalani ini," kata Andreas.

Untuk diketahui, setelah ditetapkan sebagai tersangka, Bharada E ditahan di rutan bareskrim. Polisi menjerat Bharada E dengan Pasal 338 jo 55 dan 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Dalam Pasal 338 KUHP berbunyi "Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun."

Sementara jo atau penyertaan Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP yakni dimaknai terdiri dari 'pembuat' yaitu orang yang memberikan perintah, 'penyuruh' yaitu orang yang bersama-sama melakukan, 'pembuat peserta' yaitu orang yang memberi perintah dengan sengaja, 'pembuat penganjur' dan 'pembantu'. [noe]

Baca juga:
Kadiv Propam Baru Harus Benahi Divpropam Buntut Kasus Penembakan Brigadir J
Komnas HAM Pastikan Kepemilikan Senjata Brigadir J & Bharada E
Mengurai Urgensi Pasal Pembunuhan Berencana Dalam Kasus Penembakan Brigadir J
Deretan Anak Buah Irjen Ferdy Sambo Terseret Kasus Brigadir J
Babak Baru Kasus Kematian Brigadir J, Fakta Berbeda soal Bharada E Terungkap
Kabareskrim Sebut Timsus Bakal Audit Hasil Pemeriksaan Istri Irjen Ferdy Sambo
Komnas HAM Belum Agendakan Periksa 3 Jenderal: Fokus Balistik dan Digital Forensik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini