Pendukung Ahok soraki Kapolres & bakar kotak nasi di Rutan Cipinang
Merdeka.com - Para pendukung Ahok masih bertahan di luar Rutan Cipinang, Jakarta Timur, menuntut bisa bertemu dengan Ahok. Mereka pun marah saat polisi bilang Ahok tak bisa menemui mereka.
Kepala Polisi Resort Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Andri Wibowo menjelaskan Ahok saat itu sedang beribadah dengan keluarga di dalam.
"Saya Kapolres Metro Jakarta Timur atas nama undang-undang negara, ini saya sampaikan tadi atas permintaan temen-temen untuk bertemu dengan pak Ahok sudah kami fasilitasi secara prinsip kamu bisa mengarahkan tetapi bapak Ahok pribadi memohon maaf kepada rekan-rekan," kata Andri dengan menggunakan pengeras suara di atas mobil komando Ahokers di depan Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5).
Pantauan merdeka.com, saat Kapolres mengatakan bahwa Ahok tidak bisa keluar untuk ketemu, maka serempak Ahokers langsung menyoraki Kapolres.
"Hhhuuuuu, bohong, bohong, bilang aja enggak dikasih keluar," sorak Ahokers.
Polisi tetap meminta massa agar tenang. Kombes Andri mengulang pernyataanya.
"Tolong didengarkan pak Ahok menyampaikan permohonan maaf terima kasih agar semua dengarkan sekalian bahwa beliau sedang melakukan ibadah, berdoa dengan keluarga dan pendeta dan beliau berpesan untuk temen-temen kembali ke rumah," ujarnya.
"Seandainya temen-temen ingin mendukung beliau laksanakan instruksi beliau hanya itu yang bisa saya sampaikan," sambung dia.
"Terima kasih," tutupnya.
Tak lama Kapolres turun dari mobil Komando dan kembali masuk ke dalam Rutan LP Cipinang, Kapolres disoraki oleh para pendukung Ahok.
5 menit kemudian mereka langsung melakukan bakar-bakar dengan bahan kayu dan juga kotak nasi kertas.
Hingga pukul 18.30 WIB, massa masih bertahan di luar Rutan Cipinang.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya