Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pendonor Sepi Karena Wabah Corona, Stok Darah PMI di Medan Terancam

Pendonor Sepi Karena Wabah Corona, Stok Darah PMI di Medan Terancam donor darah. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 juga berdampak pada pasokan darah ke Palang Merah Indonesia (PMI). Sepinya pendonor mengakibatkan stok yang tersedia hanya mampu bertahan hingga 5 hari ke depan.

"Saat ini kami sangat kekurangan stok darah," kata Kepala Seksi Teknik Laboratorium dan BDRS Unit Donor Darah PMI Kota Medan, dr Ira Fitrianti Putri Lubis, Kamis (2/4) sore.

Dia memaparkan, pendonor sangat minim. Kondisi ini tidak terlepas dari berkurangnya aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Donor darah dilakukan di Gedung PMI, sedangkan mobile unit tidak dioperasikan.

Sebelum pandemi corona, PMI bisa mendapatkan pasokan 60-70 kantong darah per hari. Saat ini mereka hanya bisa memperoleh rata-rata 20 kantong. "Paling banyak 30-40 kantong. Dua hari terakhir cuma dapat 15-20 kantong," ungkapnya.

Ira mengatakan, darah di lemari penyimpanan PMI Medan hanya tersisa 800-an kantong. Stok itu diperkirakan hanya bisa bertahan 4-5 hari.

"Stok aman PMI Medan biasanya 1.400-an kantong per hari. Selama ada wabah, jumlahnya otomatis menurun," ujar Ira.

Akibat kondisi ini, PMI Medan terpaksa mengurangi pasokan darah ke rumah sakit. Jika biasanya mereka memasok 50 kantong per hari ke rumah sakit, saat ini hanya 20 kantong. "Sisanya akan kita alihkan ke donor keluarga atau donor pengganti," katanya.

Untuk mengatasi kurangnya pasokan darah, PMI akan bekerja sama dengan sejumlah instansi, termasuk TNI dan Polri. Mereka diharapkan akan mengirimkan anggotanya untuk mendonorkan darah.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP