Pengurus dan anggota Organisasi Pemuda Katolik Kabupaten Bangka Barat aktif membantu pengamanan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung di beberapa lokasi di Mentok, termasuk Masjid Jamik dan Lapangan Gelora Mentok.
Keterlibatan mereka merupakan inisiatif untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ibadah penting ini. Langkah ini sekaligus menguatkan kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.
Aksi nyata ini berawal dari diskusi dengan Pastor Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Pelindung Para Pelaut Mentok. Diskusi tersebut menghasilkan dukungan penuh untuk keterlibatan aktif dalam pelayanan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Bangka Barat, Herlinda, menegaskan bahwa partisipasi ini adalah bentuk sumbangsih. Tujuannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta menguatkan kerukunan antarumat beragama.
Romo RD Raymond Doren, Pastor Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Pelindung Para Pelaut Mentok, memberikan dukungan penuh. Beliau melihat ini sebagai keterlibatan di tengah masyarakat dan pengokohan semangat persaudaraan.
Puluhan pemuda Katolik ini berharap kontribusi mereka dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan. Hal ini penting bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Shalat Idul Fitri.
Advertisement
Kerja sama ini juga melibatkan koordinasi langsung dengan Polres Bangka Barat di lokasi pengamanan. Ini menunjukkan sinergi antara elemen masyarakat dan aparat keamanan.
Advertisement
Kepolisian Resor Bangka Barat juga menempatkan sejumlah personel di lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Ini memastikan kelancaran dan keamanan ibadah.
Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mengapresiasi pengamanan bersama ini. Beliau menekankan bahwa ini adalah bentuk semangat toleransi antarumat beragama yang patut dicontoh.
Pengamanan bersama tidak hanya fokus pada kelancaran ibadah, tetapi juga mencakup penjagaan kendaraan. Kendaraan yang diparkir di sekitar lingkungan masjid turut diamankan.
Advertisement
Keterlibatan aktif masyarakat bersama kepolisian ini menjaga situasi tetap kondusif. Ini menunjukkan kekompakan dan persatuan dalam menjaga kedamaian.
Advertisement
Pengamanan yang dilakukan Pemuda Katolik adalah wujud nyata toleransi dan kebersamaan. Ini mencerminkan sikap saling menghormati dan menjaga kedamaian, meskipun ada perbedaan keyakinan.
Kebersamaan ini menjadi kekuatan penting dalam menerapkan nilai-nilai toleransi. Masyarakat Bangka Barat diharapkan terus menjaga nilai-nilai luhur ini dengan baik.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga kerukunan. Hidup berdampingan dalam kedamaian dan persatuan yang kuat adalah tujuan utama.
Advertisement
Aktivitas ini bukan hanya momentum religius, tetapi juga memperlihatkan harmonisnya keberagaman di Bangka Barat. Ini menunjukkan bahwa perbedaan dapat hidup berdampingan dalam aktivitas sehari-hari.
Sumber: AntaraNews